Menguji efektivitas rekomendasi DSS berdasarkan studi kasus nyata, validitas output, serta analisis sensitivitas terhadap perubahan variabel input.
Temuan Utama dari Evaluasi DSS Terkini
Dari tujuh DSS ternak yang ditelaah (seperti GLEAMi, CFT, Holos, COMET-FARM), hasil review menyimpulkan:
- Semua DSS hanya fokus pada indikator lingkungan, terutama emisi GRK.
- Hanya tiga DSS (FarmGAS, COMET-FARM, dan Holos) yang menyertakan analisis ekonomi, seperti cost-benefit.
- Tidak ada satu pun DSS yang mencakup indikator sosial seperti kesejahteraan pekerja, atau tata kelola seperti pelaporan publik.
- Belum ada DSS yang dapat mengelola data streaming dari perangkat IoT secara langsung.
- Antarmuka pengguna pada umumnya sudah baik, tetapi interaktivitas dan visualisasi masih dapat ditingkatkan.
Rekomendasi untuk Pengembangan DSS Berkelanjutan
Berdasarkan evaluasi, disarankan agar pengembang DSS:
- Mengintegrasikan keempat pilar keberlanjutan (lingkungan, ekonomi, sosial, dan tata kelola) dalam desain awal.
- Mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi terbaru, seperti sensor IoT, cloud computing, dan kecerdasan buatan (AI).
- Memungkinkan simulasi skenario dan analisis “what-if”, agar pengguna dapat menilai konsekuensi dari berbagai alternatif kebijakan.
- Menyediakan indikator kualitatif dan kuantitatif yang dapat diukur dan disesuaikan menurut konteks lokal.
- Meningkatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan petani, lembaga pemerintah, dan universitas.