pertanian

IFG Perluas Perlindungan Risiko Pertanian Demi Swasembada Pangan

Jumat, 16 Mei 2025 | 09:39 WIB
IFG perluas perlindungan risiko pertanian untuk dukung swasembada pangan dan ketahanan nasional lewat asuransi petani Jasindo. (Dok. Purwakarta Online)

Bagaimana Cara IFG Mewujudkannya?

Tak hanya memberi proteksi, Jasindo juga aktif mengedukasi petani soal pentingnya asuransi pertanian. Tim khusus diturunkan ke lapangan untuk meningkatkan literasi asuransi di kalangan petani desa.

Upaya ini memperlihatkan bahwa IFG tidak bekerja sendiri, melainkan membangun ekosistem pertanian yang berdaya tahan tinggi — dari hulu ke hilir.

Tentang IFG

IFG dibentuk pada 2020 sebagai hasil transformasi dari PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020. Kini, IFG menaungi 17 perusahaan terafiliasi, termasuk Jasindo, Askrindo, Jamkrindo, IFG Life, dan lainnya.

Sebagai holding strategis, IFG tidak hanya berfokus pada pertumbuhan industri keuangan, tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Baca Juga: Purwakarta Siap Jadi Tuan Rumah Mimbar Sarasehan KTNA Jabar 2025

Dengan perlindungan risiko pertanian yang semakin luas, IFG menunjukkan bahwa ketahanan pangan adalah urusan semua pihak. Dan bagi para petani, kehadiran IFG dan Jasindo memberikan harapan nyata: bahwa kerja keras mereka tidak akan sia-sia, dan bahwa swasembada pangan bukan lagi mimpi, melainkan tujuan yang dapat dicapai bersama.***

Halaman:

Tags

Terkini

Ketika Mantan PETI Bersama-sama Membangun Pongkor

Minggu, 1 Maret 2026 | 22:25 WIB