PURWAKARTA ONLINE - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bukanlah sosok yang asing di dunia pertanian Indonesia.
Dengan latar belakang sebagai pengusaha sukses dan akademisi, Amran kembali dipercaya memimpin Kementerian Pertanian untuk ketiga kalinya.
Di era Kabinet Merah Putih, ia fokus pada dua hal, memberantas mafia pangan dan menciptakan generasi petani milenial yang maju.
Gebrakan Anti-Mafia Pangan
Amran dikenal sebagai "Mr. Clean" karena ketegasannya memberantas korupsi di sektor pertanian.
Dalam acara Q&A Metro TV, ia mengungkapkan, "Kami sudah menangkap lebih dari 400 tersangka kasus mafia pupuk, beras, hingga bawang."
Baca Juga: Video Begituan Lisa Mariana di Terabox Semakin Viral
Salah satu kasus terbesar yang ditanganinya adalah penangkapan konglomerat yang terlibat manipulasi harga pangan.
Tak hanya itu, Amran juga kerap turun langsung melakukan sidak ke pasar.
"Saya tidak mau menindak pedagang kecil. Target saya pabrik dan pelaku besar yang merugikan rakyat," tegasnya.
Salah satu sidaknya berhasil mengungkap praktik curang minyak goreng yang takaran isinya dikurangi.
Petani Milenial, Masa Depan Pertanian Indonesia
Amran menyadari bahwa regenerasi petani menjadi tantangan besar.
"Milenial tidak akan mau turun ke sawah kalau tidak ada teknologi dan keuntungan," ujarnya.