PURWAKARTA ONLINE - Andi Amran Sulaiman, lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada 27 April 1968, adalah sosok yang tak asing di dunia pertanian Indonesia.
Sebelum menjadi Menteri Pertanian, ia adalah seorang pengusaha sukses pemilik Tiran Group.
Kini, di bawah Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto, Amran kembali memimpin Kementerian Pertanian untuk ketiga kalinya.
Gebrakan Amran Sulaiman di 100 Hari Pertama
Dalam acara "Amran Turun Tangan | Q&A" di Metro TV (20 April 2025), Amran mengungkapkan gebrakannya di awal masa jabatan:
- Sidak Pasar dan Pemberantasan Mafia
Ia turun langsung ke pasar untuk memastikan stok dan harga pangan stabil, termasuk menindak oknum yang mengurangi takaran minyak goreng.
- Reformasi Bulog
Memecat pejabat yang tidak bekerja optimal dalam menyerap hasil panen petani.
- Kolaborasi Antar-Kementerian
Menekankan pentingnya sinergi dengan Kementerian Perdagangan untuk stabilitas harga.
"Kebenaran dan keadilan harus ditegakkan. Dulu, di periode pertama, kami menangkap 400 tersangka mafia pangan. Sekarang, kami lanjutkan!" – Amran Sulaiman.
Baca Juga: Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi Minta Maaf soal Foto Anggota Bersama Hercules
Pertanian Modern untuk Generasi Milenial