POPT Disbun Jabar Tinjau Langsung Serangan Hama di Kebun Teh Rakyat Purwakarta
PURWAKARTA ONLINE, Kiarapedes – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jawa Barat melalui Satuan Kerja (Satker) Balai Perlindungan Perkebunan Kabupaten Purwakarta melakukan kunjungan lapangan ke kebun teh milik Kelompok Tani Barong Mulya (Barmoel) di Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Jumat (11/4/2025).
Dua petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Leni Maryani dan Fika Astriana, turun langsung memantau kondisi tanaman teh yang dilaporkan terserang hama.
Mereka didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat, Atang Rusmana, serta diterima oleh Ketua Barmoel Saepudin, Ketua Gapoktan Pusaka Mandiri, Asep Rahmat Saleh Setiaji, dan Ketua KTNA Kecamatan Kiarapedes, Enjang Sugianto.
Baca Juga: Harga Sayur Mayur 7 April 2025 di Pasar Induk Cibitung, Terong Tembus Rp50 Ribu!
Serangan Hama Dominan, Ulat Penggulung hingga Cacar Daun
Setelah berdiskusi dan memeriksa peta lahan di sekretariat kelompok tani, tim langsung meninjau beberapa titik kebun.
Hasil pengamatan menunjukkan, kebun teh di wilayah tersebut didominasi serangan ulat penggulung daun, disusul helopeltis (kutu penghisap) dan cacar daun.
"Kondisi curah hujan tinggi belakangan ini memperparah perkembangan hama," ungkap salah satu petugas POPT.
Baca Juga: Prabowo Janji Petani Makmur, Koperasi Desa Diperkuat Cold Storage
Diskusi Intensif, Sosialisasi dan Penanganan Segera Dilaksanakan
Merespon temuan tersebut, petugas POPT, PPL, dan petani berdiskusi untuk menentukan langkah penanganan. Dua solusi utama disepakati:
1. Sosialisasi teknis pengendalian hama kepada seluruh anggota Barmoel.
2. Tindakan langsung pada tanaman teh yang terinfestasi untuk mencegah penyebaran lebih luas.