Kasus ini menunjukkan bahwa layanan after sales Hyundai, khususnya untuk Ioniq 5, masih memiliki banyak celah.
Baca Juga: BRI Gelar Loyalty Poin Cashier 2025, Merchant Berpeluang Menang Mobil Listrik dan Hadiah Mewah
Padahal, Ioniq 5 adalah mobil listrik unggulan dari Hyundai yang mengusung teknologi seperti pengisian cepat dan fitur Vehicle-to-Load (V2L).
Harganya pun tidak murah, berkisar antara Rp 722 juta hingga Rp 1,02 miliar, tergantung varian.
Dengan teknologi canggih dan harga mahal, seharusnya layanan purna jual juga sebanding.
Tapi kenyataan berkata lain.***