Skor yang sempat imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu 2x15 menit malah nggak jadi penentu karena Sulteng memilih walk out alias kabur dari pertandingan dan menolak adu penalti.
Baca Juga: Bojan Hodak Belum Puas Meski PERSIB Menang 2-1 atas PSIS Semarang di Liga 1 2024/2025
Netizen Heboh, Media Sosial Panas
Secepat kilat, berita ini menyebar di media sosial. Warganet langsung mengutuk aksi brutal pemain Sulteng yang main tangan ke wasit.
Tapi, di sisi lain, banyak juga yang menyoroti keputusan wasit Eko yang dianggap "merugikan" Sulteng dan jadi biang keladi kericuhan.
Komentar pedas dan panas terus mengalir, menjadikan insiden ini trending di mana-mana!
Baca Juga: Viral! Drakor Queen Woo, Nasib Ratu Woo Hee di Peperangan Jadi Semakin Penasaran
Apa Langkah Berikutnya?
Panitia PON XXI Aceh-Sumut 2024 dipastikan akan turun tangan.
Mungkin bakal ada sanksi keras untuk Rizki Saputra yang berani main pukul ke wasit.
Dan nggak hanya Rizki, tim Sulteng juga bisa kena imbas karena aksi walk out yang dianggap melanggar sportivitas.
Kesimpulan: PON XXI Jadi Drama Seru!
PON XXI Aceh-Sumut 2024 tak hanya menyajikan kompetisi sengit, tapi juga drama yang tak kalah seru.
Insiden pemukulan wasit ini akan terus jadi perbincangan, terutama bagaimana penyelenggara akan menindak tegas pelanggaran ini.
Semua mata tertuju pada kelanjutan PON XXI yang kian memanas!***
Artikel Terkait
Viral! Drakor Queen Woo Jadi Semakin Penasaran, Benarkah Episode 1 Kelanjutan Dari Episode 8? Simak Ini!
Dede Warsid: Hadjat Tani Kopi Sukses, Tapi Koordinasi Perlu Diperbaiki
Viral! Drakor Queen Woo, Nasib Ratu Woo Hee di Peperangan Jadi Semakin Penasaran
PERSIB Bandung Unggul 2-1 Atas PSIS Semarang di Babak Pertama Liga 1 2024-2025
Bojan Hodak Belum Puas Meski PERSIB Menang 2-1 atas PSIS Semarang di Liga 1 2024/2025
PERSIB Kalahkan PSIS Semarang 2-1, Bojan Hodak Belum Puas dengan Penampilan Tim
Bojan Hodak: "Pertandingan yang Sulit" Usai PERSIB Menang 2-1 atas PSIS Semarang
PERSIB Bandung Kalahkan PSIS Semarang 2-1, Edo Febriansah Syukuri Tiga Poin Berharga
Hajat Tani Kopi Keren, Waketu KTNA Kiarapedes: Seperti Mimbar Sarasehan!
Zaenx: Hajat Tani Kopi, Gebrakan Besar untuk Petani Desa Pusakamulya