Zaenx: Hajat Tani Kopi, Gebrakan Besar untuk Petani Desa Pusakamulya

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Senin, 16 September 2024 | 14:37 WIB
Wulan Astuti, S.P., (kiri) dan Asep Rahmat Saleh Setiaji, S.H., alias Zaenx (kanan) saat Hajat Tani Kopi di Wisata Ujung Aspal Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. Sabtu, 14 September 2024 (Dok. KTH Barong Mulya)
Wulan Astuti, S.P., (kiri) dan Asep Rahmat Saleh Setiaji, S.H., alias Zaenx (kanan) saat Hajat Tani Kopi di Wisata Ujung Aspal Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta. Sabtu, 14 September 2024 (Dok. KTH Barong Mulya)

PURWAKARTA ONLINE, Kiarapedes – Asep Rahmat Saleh Setiaji, S.H., atau yang akrab disapa Zaenx, Ketua Gapoktan Pusaka Mandiri Desa Pusakamulya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara Hajat Tani Kopi yang berlangsung pada Sabtu, 14 September 2024, di Wisata Ujung Aspal, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta.

Dalam wawancara eksklusif dengan Purwakarta Online pada 15 September 2024, Zaenx mengungkapkan beberapa poin penting mengenai acara yang dianggapnya sebagai gebrakan besar bagi para petani lokal.

Zaenx memuji upaya Karang Taruna Desa Pusakamulya yang telah berhasil menggagas acara Hajat Tani Kopi.

Menurutnya, acara ini tidak hanya mendukung para petani dalam meningkatkan kualitas produk, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan para penggarap lahan.

Video: Pernyataan Lengkap Zaenx Mengenai Hajat Tani Kopi di Wisata Ujung Aspal Desa Pusakamulya 

"Acara Hajat Tani Kopi sangat mendukung petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi. Ini luar biasa. Karang Taruna berhasil menggali potensi besar yang ada di desa kita," ujarnya.

Tantangan dan Solusi untuk Petani Kopi

Zaenx juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi petani kopi di Desa Pusakamulya.

Salah satu tantangan terbesar adalah minimnya pengetahuan petani tentang cara menghasilkan kopi berkualitas.

Beruntung, acara ini menghadirkan Om Gepeng sebagai narasumber yang berbagi ilmu mengenai teknik budidaya kopi yang baik.

Baca Juga: Hajat Tani Kopi Keren, Waketu KTNA Kiarapedes: Seperti Mimbar Sarasehan!

"Tantangannya banyak, terutama soal pengetahuan petani tentang cara menghasilkan kopi berkualitas. Untungnya ada Om Gepeng yang bisa memberikan arahan," kata Zaenx.

Selain itu, mobilitas petani di lahan garapan juga menjadi perhatian.

Zaenx menegaskan perlunya infrastruktur yang memadai untuk mendukung akses petani dalam membawa pupuk dan hasil panen dari lahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X