news

Panwascan Sukasari Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Partisipatif Melalui Senam Sehat

Sabtu, 20 Juli 2024 | 10:32 WIB
Panwascan Sukasari Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Partisipatif Melalui Senam Sehat (Purwakarta Online Post)

PURWAKARTA ONLINE - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sukasari menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Melalui Senam Sehat Ceria, pada Sabtu (20/7/2024) di Pondok halaman kantor kepala Desa Kertamanah.

Kegiatan dibuka Ketua Panwascam Sukasari, Hambali Ms S.E yang didampingi juga oleh Anggota Panwascam Sukasari, Ceng Tsany Fauzi dan Sigit Akbar, yang sekaligus menjadi penanggung jawab dalam acara ini.

 Baca Juga: Adhitia Putra Herawan Perkenalkan Jersey Terbaru Persib: Semangat Juang dan Identitas Kuat Klub

Tema yang diusung dalam sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif kali ini adalah “Perempuan Tangguh Awasi Pemilu”.

Ketua Panwascam Sukasari, Hanbali Ms mengatakan, kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif sebagai upaya Bawaslu dalam hal ini melalui Panwascam Sukasari dalam menggandeng berbagai stakeholder atau elemen masyarakat agar menjadi bagian yang akan turut terlibat aktif dalam pengawasan pemilu.

 Baca Juga: Persib Bandung Jalin Kemitraan Strategis dengan Indofood sebagai Mitra Utama Piala Presiden 2024

“Kali ini sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif kita laksanakan bersama kelompok perempuan senam sehat ceria,” katanya.

Menurutnya, telah menjadi tugas Panwascam Sukasari untuk meningkatkan partisipatif masyarakat dalam pengawasan pemilihan. Pada tahapan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Barat Serta Bupati dan Wakil Purwakarta tahun 2024 yang sedang berjalan, keterlibatan masyarakat khususnya kelompok perempuan menjadi penting. Karena perempuan juga memiliki hak yang sama dan setara dengan kaum laki-laki.

 Baca Juga: Indofood Sebagai Sponsor Utama Persib di Piala Presiden 2024: Kolaborasi Strategis yang Semakin Kuat

“Negara sudah menjamin bahwa perempuan juga memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam penyelenggaraan negara. Termasuk menjadi penyelenggara negara, penyelenggara pemilu dan menjadi pemimpin bangsa ini,” tegas pria yang biasa dipanggil kang Hambali ini yang juga Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan, Pelatihan, Data dan Informasi.

Sementara Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hukum, Ceng Tsany menjelaskan bahwa sosialisasi pengawasan partisipatif bersama kelompok perempuan, untuk memastikan kaum hawa terlibat langsung dan aktif dalam mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilihan.

 Baca Juga: Bojan Hodak: Kemenangan PERSIB Atas PSM Makassar Butuh Banyak Perbaikan, Begini Ungkapnya!

Sosialisasi seperti ini kata dia akan dilakukan beberapa kali bersama dengan kelompok-kelompok masyarakat. Sejumlah komunitas dan kelompok masyarakat yang dilibatkan dalam sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif diantaranya Kelompok senam, kelompok wanita tani, kelompok pelaku usaha, penggiat kalurahan dan kelompok lainnya.

“Ini kita harapkan agar semua kelompok masyarakat termasuk kelompok perempuan agar ikut terlibat aktif dalam pengawasan pemilihan, karena Pemilihan tahun 2024 ini menjadi milik seluruh warga negara dan bukan milik penyelenggara pemilu atau kelompok-kelompok tertentu. Sehingga seluruh warga negara baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama di dalam penyelenggaraan pemilu,” demikian ungkap Ceng Tsany.

Halaman:

Tags

Terkini