news

Gibran Tegaskan Hilirisasi Industri: Menggali Potensi dan Merajut Kemandirian Indonesia

Minggu, 21 Januari 2024 | 22:51 WIB
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka ketika menyampaikan visi misinya dalam debat keempat cawapres yang digelar KPU di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu, (21/1/2024).

PurwakartaOnline.com - Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menjelaskan visi misinya yang ambisius dalam debat keempat cawapres yang dihelat oleh KPU di JCC, Senayan, Jakarta.

Gibran dengan tegas menyatakan bahwa Indonesia harus berhenti mengekspor bahan mentah dan fokus pada produksi di dalam negeri melalui program hilirisasi industri.

Indonesia: Pergeseran Paradigma Ekspor Bahan Mentah

Gibran menyoroti kekayaan sumber daya alam Indonesia, termasuk cadangan nikel terbesar dan timah nomor dua terbesar di dunia.

Dalam pandangannya, program hilirisasi tidak hanya sebatas pada sektor pertambangan, melainkan juga mencakup hilirisasi dalam sektor pertanian, maritim, dan digital.

Baca Juga: Siti Aqila Darajat: Jejak Hidup Gadis Tasikmalaya yang Mencuri Hati Kang Dedi Mulyadi

"Sumber daya alam kita sangat melimpah, dengan cadangan nikel dan timah yang luar biasa. Oleh karena itu, program hilirisasi harus menjadi tonggak penting dalam memajukan Indonesia," ujar Gibran dengan penuh keyakinan.

Diversifikasi Hilirisasi: Tambang, Pertanian, Maritim, dan Digital

Lebih jauh, Gibran menegaskan bahwa upaya hilirisasi tidak hanya terfokus pada sektor pertambangan, melainkan juga merambah ke sektor pertanian, maritim, dan digital.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

"Kita harus mengurangi ekspor barang mentah agar tidak terlalu bergantung pada energi fosil. Dengan begitu, kita bisa mendorong transisi ke energi hijau, termasuk bioavtur, biodiesel, dan bioetanol seperti yang telah dilakukan dengan program B35 dan B40," paparnya.

Baca Juga: Misteri Aset Ratusan Miliar, Ahmad Zulfikar IPDN Dilaporkan ke KPK

Potensi Energi Terbarukan dan Pentahelix

Gibran tidak hanya berbicara tentang pengurangan ekspor bahan mentah dan transisi ke energi hijau, tetapi juga menggarisbawahi potensi luar biasa Indonesia dalam hal energi terbarukan.

Halaman:

Tags

Terkini