Mensesneg Prasetyo Hadi Bantah Isu Ahmad Muzani Gantikan Tito sebagai Mendagri 'Ini Gak Masuk Akal'

photo author
Dadan Hamdani, Purwakarta Online
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Isu pergantian Mendagri santer terdengar. Prasetyo Hadi tepis kabar Ahmad Muzani ganti Tito: “Jangan bikin isu ngawur!”
Isu pergantian Mendagri santer terdengar. Prasetyo Hadi tepis kabar Ahmad Muzani ganti Tito: “Jangan bikin isu ngawur!”

Baca Juga: Matcha Khas Purwakarta Mulai Diracik, Inovasi Petani Muda Bangkitkan Teh Lokal

Di sisi lain, publik juga dikejutkan oleh perubahan struktur internal Partai Gerindra. Ahmad Muzani kini tak lagi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra.

Posisinya telah digantikan oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono, yang resmi menjabat untuk periode 2025–2030.

Pergantian posisi ini juga menjadi bahan spekulasi publik mengenai arah politik Gerindra dan posisi Ahmad Muzani di masa depan.

Namun sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Ahmad Muzani mengenai kabar dirinya akan masuk ke kabinet menggantikan Tito Karnavian.

Baca Juga: Purwakarta Siap Punya Matcha Sendiri, Petani Teh Lakukan Inovasi demi Bertahan di Tengah Krisis

Sementara itu, Tito Karnavian sendiri masih aktif dan terlihat fokus menjalankan tugasnya sebagai Mendagri, termasuk mengawasi transisi pemerintahan daerah usai Pilkada serentak.

Belum ada sinyal dari Presiden terkait adanya perombakan posisi Mendagri dalam waktu dekat. Sehingga, semua kabar yang beredar masih bersifat spekulatif dan belum terkonfirmasi.

Pernyataan lugas dari Mensesneg Prasetyo Hadi ini menegaskan pentingnya tabayyun atau klarifikasi dalam menyikapi informasi politik yang berkembang pesat di era digital.

Di tengah hiruk-pikuk isu reshuffle dan dinamika politik nasional, publik diimbau tidak menelan mentah-mentah kabar yang belum terverifikasi.

Baca Juga: Apa Bedanya Matcha dan Teh Hijau Biasa? Petani Teh Purwakarta Ungkap Proses Khusus Produksi Matcha

“Kalau belum jelas sumbernya, jangan dipercaya. Politik itu serius, jangan jadi bahan mainan,” ujar seorang analis politik saat dihubungi terpisah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dadan Hamdani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X