"Desa wisata memantik agar warga tetap hidup di kampung, tapi tetap dapat uang. Harapan saya, pemerintah juga tetap perhatian, walau kami ingin mandiri," ujarnya.
Baca Juga: Desa-Desa di Kiarapedes yang Siap Mengguncang Pasar! Ini Faktanya
BUMDes juga diharapkan jadi penggerak utama dalam menggali potensi desa, termasuk jasa dan pengelolaan hasil tani.
Semua ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan desa terhadap bantuan pusat.
Kalau harus memilih satu, manggis atau kopi? Jawabannya nggak mudah.
Keduanya punya potensi besar, tapi kopi punya nilai tambah dari wisata edukasi, brand lokal yang kuat, dan ekosistem pertanian yang makin profesional.
Baca Juga: Masa Depan Umat Manusia, antara Depopulasi dan Kelangsungan Hidup
Jadi, kopi bisa dibilang sebagai bintang utama potensi ekonomi yang berada di Kiarapedes.
Tapi jangan lupakan manggis, budaya, dan UMKM semuanya jadi satu kesatuan yang bikin desa-desa di kaki Gunung ini bukan cuma indah, tapi juga berdaya.***
Artikel Terkait
9 Desa di Kecamatan Kiarapedes Sukses Bentuk Kopdes Merah Putih, 1 Desa Segera Menyusul
Tiga Tahun Kepemimpinan Bu Kades Haji Nunung, Desa Pusakamulya Melesat Jadi Desa Mandiri dan Go Internasional
Pemilihan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Parakan Garokgek Diprediksi Sengit, 10 Lebih Calon Maju!
Lewat Desa BRILiaN, BRI Dorong UMKM Camilan Hargobinangun Jadi Oleh-Oleh Unggulan Wisata Yogyakarta
Taufik Noval Nur Terpilih Jadi Ketua Koperasi Desa Merah Putih Parakan Garokgek Lewat Uji Panelis
Taufik Noval Nur Terpilih Jadi Ketua Kopdes Merah Putih Desa Parakan Garokgek Lewat Uji Panel
Taufik Noval Nur Terpilih Jadi Ketua Koperasi Desa Merah Putih Parakan Garokgek: Ini Jalannya Musyawarah yang Unik
Kampung Kaya Rasa, Potensi Ekonomi Desa-Desa di Kecamatan Kiarapedes
Potensi Ekonomi Desa di Kecamatan Kiarapedes: Kopi, Manggis, dan Warisan Budaya Lokal
Desa-Desa di Kiarapedes yang Siap Mengguncang Pasar! Ini Faktanya