Dengan begitu, lebih banyak lagi ibu-ibu yang bisa merasakan manfaat dari gerakan sosial ini.
"Ibu Asuh yang diprioritaskan adalah mereka yang berusia 45 tahun ke atas. Mereka yang hidup dalam kondisi sulit, baik yang berstatus janda maupun yang masih bersuami," jelasnya.
Bantuan yang diberikan pun beragam.
Mulai dari dukungan finansial, pemberian bahan makanan pokok, hingga perhatian dalam bentuk kunjungan atau komunikasi yang intens.
"Perhatian kecil seperti memberikan sedikit uang, membagikan makanan, atau sekadar bertanya kabar itu sangat berarti bagi mereka," tambah Om Zein.
Baca Juga: Bidan Rita Viral! Puluhan Video Syur Tersebar, Masih Menjadi Misteri Sapai Saat Ini
Program "Nyaah Ka Indung" diharapkan mampu menjadi gerakan bersama.
Membangun rasa kemanusiaan, menumbuhkan empati, serta menghadirkan kebahagiaan bagi para ibu yang telah banyak berkorban demi keluarga.
Dengan langkah nyata ini, Purwakarta semakin menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang peduli dan istimewa.***
Artikel Terkait
Rapat Pleno PC GP Ansor Purwakarta Bahas Restrukturisasi di Ponpes Cireok
Moch. Deden Rohmatur Raudhoh Jadi Ketua Baru PC GP Ansor Purwakarta Melalui Rapat Pleno
Deden Raudhoh Resmi Jadi Ketua PC GP Ansor Purwakarta Gantikan Cep Muhamad
Profil Deden Raudhoh, Ketua Baru PC GP Ansor Purwakarta
Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal Pendaming Desa Kabupaten Purwakarta: Manajemen Pengelolaan dan Evaluasi Kegiatan TPP
4 Top Isu Purwakarta Online: Ansor, Bidan Rita, Lisa Mariana, hingga Bu Guru Salsa
VIRAL! Bupati Purwakarta Nonaktifkan DEDI MULYADI, Gara-gara Urusan Baju Lebaran!
POPT Disbun Jabar Tinjau Serangan Hama di Kebun Teh Rakyat Purwakarta, Solusi Segera Diberikan
Arisan Tipu-tipu di Purwakarta! 802 Korban Rugi Rp1 Miliar, Warga Gerebek Pelaku
44 Grup WhatsApp dan 3 Modus Penipuan: Skandal Arisan Purwakarta Rp1 M Terkuak