PURWAKARTA ONLINE, Purworejo - Krisis likuiditas yang melanda Bank Purworejo semakin parah setelah terungkapnya kasus korupsi besar-besaran.
Investigasi bersama oleh Ditreskrimsus Polda Jateng dan Satreskrim Polres Purworejo mengungkap bahwa salah satu penyebabnya adalah kredit macet sebesar Rp500 miliar dari Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU).
Kabag Perekonomian Purworejo, Anggit Wahyu Nugroho, mengungkapkan bahwa pinjaman tersebut diajukan oleh mantan Direktur PDAU, DPA, dengan jaminan mobil dinas dan sertifikat tanah.
Baca Juga: Magomed Ankalaev Tumbangkan Alex Pereira, Raih Gelar Juara Light Heavyweight di UFC 313
Namun, pinjaman ini tidak disertai dengan proyek yang jelas, sehingga menimbulkan pertanyaan besar tentang alokasi dana tersebut.
“Tidak ada rencana bisnis yang jelas. Uangnya dipakai untuk apa, itu yang masih jadi misteri,” kata Anggit.
Akibatnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terpaksa menyita mobil dinas yang dijadikan agunan.
Namun, sisa utang PDAU hingga kini masih belum diketahui.
Baca Juga: Bu Guru Salsa Kembali Live TikTok Usai Viral, Main Zen Word dan Tersirat Sindiran ke Polisi
DPA, yang diduga sebagai otak dari skandal ini, belum memberikan tanggapan saat dihubungi.
Investigasi terus dilakukan untuk mengungkap lebih dalam keterlibatan para pejabat dan pihak terkait dalam kasus yang mengguncang perbankan daerah ini.***
Artikel Terkait
THR Pensiunan 2025, Dampak Positif bagi Ekonomi Nasional
Magomed Ankalaev Tumbangkan Alex Pereira, Raih Gelar Juara Light Heavyweight di UFC 313
Magomed Ankalaev Raih Gelar Juara UFC Kelas Berat Ringan Usai Kalahkan Alex Pereira di UFC 313
Analisis Pertarungan UFC 313: Ankalaev vs Pereira, Strategi dan Momen Kunci
Profil Magomed Ankalaev, Perjalanan Panjang Menuju Mahkota Juara UFC Kelas Berat Ringan di UFC 313
Analisis Pertarungan, Bagaimana Magomed Ankalaev Mengalahkan Alex Pereira di UFC 313
Bu Guru Salsa Kembali Live TikTok Usai Viral, Main Zen Word dan Tersirat Sindiran ke Polisi
Red Sparks Tumbang Tanpa Megawati, Posisi Kedua Direbut Hillstate
Tanggul Jebol, Banjir Rendam Desa Cikaobandung Purwakarta, 156 KK Dievakuasi
Skandal Korupsi Bank Purworejo, Kredit Macet Rp500 Miliar dan Misteri Proyek yang Hilang