Megawati dan Prabowo, Pertemuan Penting Sebelum Pelantikan

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 18:05 WIB
Arsip - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berpamitan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) usai menggelar pertemuan tertutup di Jakarta, Rabu (24/7/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Arsip - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berpamitan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) usai menggelar pertemuan tertutup di Jakarta, Rabu (24/7/2019). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Menurutnya, pertemuan Megawati dan Prabowo adalah langkah positif, mengingat kerjasama mereka sejak Pilpres 2009.

“Pertemuan ini sangat baik untuk kepentingan bangsa. Semua harus bekerja sama untuk kemajuan negara,” tambah Hasto.

Menjaga Keseimbangan Demokrasi

Hasto juga menyoroti pentingnya penyeimbang dalam demokrasi.

Meskipun PDIP memerlukan kritik, mereka tetap berkomitmen pada kepentingan bangsa.

Baca Juga: Anies Baswedan Masuk Kabinet Prabowo-Gibran? Isu Panas Menjelang Pelantikan Presiden

“Partai sedang langkah konsolidasi. Yang jelas ada koneksitas psikologis dan historis,” ungkapnya.

Presiden Jokowi pun menyambut baik rencana pertemuan ini.

“Saya kira baik pertemuan itu, sehingga komunikasi antar tokoh bangsa bisa sambung untuk kemajuan negara,” kata Jokowi.

Pertemuan antara Megawati dan Prabowo menjelang pelantikan presiden ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara kedua partai dan menciptakan hubungan yang harmonis untuk masa depan politik Indonesia.

Waktu dan tempat pertemuan masih dirahasiakan, namun menu spesial dari Megawati menambah keunikan dari pertemuan yang dinanti-nanti ini.

Baca Juga: Video Viral Erin Bugis, Tiktoker Berhijab Terlibat Skandal di Mobil

Dengan harapan dan semangat yang tinggi, kedua tokoh ini berusaha merangkai langkah-langkah penting demi kemajuan bangsa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X