bisnis

BRI Dorong Desa Wisata Lewat Program Desa BRILiaN, Perkuat Pemberdayaan dan Potensi Lokal

Senin, 9 Juni 2025 | 12:22 WIB
BRI luncurkan Program Desa BRILiaN untuk wujudkan desa wisata unggulan, dorong BBRI dan pemberdayaan desa. (Foto: BRI)

BRI Luncurkan Program Desa BRILiaN untuk Kembangkan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal

PURWAKARTA ONLINE – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan desa lewat peluncuran Kick-Off Program Desa BRILiaN bertema “Desa Wisata”. Program ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan desa wisata sebagai destinasi unggulan berbasis kearifan lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Acara yang digelar secara daring pada Senin, 26 Mei 2025 ini dihadiri oleh Senior Executive Vice President BRI, Muhammad Candra Utama, Asisten Deputi Kemenparekraf RI, Ika Kusuma Permana Sari, serta CEO Atourin, Benarivo Triadi Putra.

Komitmen BRI untuk Pemberdayaan Desa

Candra menegaskan, BRI sebagai bank yang fokus pada segmen UMKM terus berinovasi melalui program Desa BRILiaN sebagai bentuk nyata pemberdayaan desa. Program ini bertujuan menciptakan role model desa yang tangguh lewat kepemimpinan lokal, kolaborasi, dan optimalisasi potensi berbasis SDGs.

“Lewat Program Desa BRILiaN, kami ingin mendorong desa-desa untuk berkembang menjadi desa wisata yang berkelanjutan, mengangkat kekuatan lokal, dan terhubung dengan pasar digital,” ujar Candra.

Sejak diluncurkan awal 2020 hingga April 2025, program ini telah menjangkau 4.327 desa di seluruh Indonesia. Ribuan perwakilan desa pun berpartisipasi aktif dalam kegiatan kick-off kali ini.

Tantangan dan Solusi bagi Desa Wisata

Meski potensinya besar, Candra mengakui bahwa banyak desa wisata di Indonesia masih menghadapi kendala, seperti:

  1. Rendahnya pendapatan masyarakat sekitar
  2. Minimnya inovasi dalam produk wisata
  3. Kurangnya pemahaman dalam membuat paket wisata menarik
  4. Lemahnya jaringan kerja sama dan promosi

Sebagai respon, BRI menghadirkan pelatihan soft dan hard competencies serta pendampingan digitalisasi wisata desa, salah satunya melalui kerja sama dengan platform Atourin.

“Lewat pelatihan ini, kami berharap desa dapat menyusun paket wisata yang kreatif, mengelola destinasi secara berkelanjutan, dan membuka akses ke pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Baca Juga: Agen BRILink BRI Bantu Pemuda Kolaka Kembangkan Usaha dan Buka 12 Lapangan Kerja

Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata

Kementerian Pariwisata melalui Ika Kusuma Permana Sari menyambut positif inisiatif BRI. Ia menyebut Program Desa BRILiaN sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem desa wisata.

Halaman:

Tags

Terkini