PURWAKARTA ONLINE - Saham Tesla (TSLA) meroket lebih dari 10% pada Jumat (7/6), mencapai level $286,85 dalam sehari.
Kenaikan ini membuat Tesla mencatat kenaikan mingguan lebih dari 18%, didukung oleh berita positif seputar regulasi mobil otonom dan rencana ekspansi ke pasar baru.
Pemerintah AS Permudah Aturan Mobil Otonom
Kabar baik datang dari Departemen Transportasi AS, yang meluncurkan aturan baru untuk kendaraan self-driving.
Aturan ini mempermudah proses pelaporan dan pengujian mobil otonom, sehingga perusahaan seperti Tesla bisa berinovasi lebih cepat.
Menteri Transportasi Sean Duffy menekankan, "Kita harus lebih cepat berinovasi daripada China."
Baca Juga: BRI Pacu Ekspor UMKM Herbal Kamandalu Ashitaba ke Pasar Global
Regulasi ini diharapkan bisa mempercepat pengembangan teknologi otonom di AS.
Selain itu, NHTSA (Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional) memberikan pembebasan khusus bagi beberapa mobil otonom buatan AS dari proses pemeriksaan panjang.
Ini kabar bagus bagi Tesla yang sedang gencar menguji teknologi Full Self-Driving (FSD).
Elon Musk, Mobil Otonom Tesla Siap Jalan Juni Ini
Dalam laporan keuangan terbaru, Elon Musk mengonfirmasi bahwa Tesla akan mulai menjual layanan mobil otonom penuh di Austin, Texas, mulai Juni ini.
Musk juga menyebut bahwa robot humanoid Optimus dan kendaraan otonom skala besar akan menjadi sumber pertumbuhan Tesla di masa depan.
"Perusahaan yang bisa membuat solusi otonom murah dan massal akan sangat bernilai," ujarnya.