Eni mengaku, kebahagiaan terbesarnya adalah ketika nasabah menganggapnya seperti keluarga.
Namun, tantangan terberat adalah menghadapi nasabah yang menunggak pembayaran.
Meski begitu, ia bangga bisa berkontribusi pada perekonomian mikro.
"Penghasilan saya juga lebih baik, dan saya dianggap sebagai perempuan berdaya," tuturnya.
Pesan untuk Perempuan Indonesia
Eni berpesan agar perempuan tidak ragu mengejar karier di bidang yang diminati.
"Dampaknya tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga keluarga dan masyarakat," tegasnya.
Dukungan BRI untuk Pemberdayaan Perempuan
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa Mantri BRI—khususnya perempuan—adalah simbol ketangguhan.
"Mereka tidak hanya memberikan akses keuangan, tetapi juga harapan bagi UMKM. Kami harap semakin banyak perempuan Indonesia yang berdaya dan mendorong ekonomi nasional," pungkas Hendy.
Baca Juga: Saham Nvidia Anjlok 25% YTD: Tekanan Bearish Kian Kuat di Bawah EMA Kunci
Inspirasi di Hari Kartini
Kisah Eni membuktikan bahwa semangat Kartini masih hidup.
Di tangan perempuan tangguh seperti dirinya, UMKM mikro bukan sekadar angka, tetapi cerita tentang kemandirian dan harapan.***