3. Permintaan Tinggi dari Negara Berkembang
Di negara seperti Nigeria, Turki, dan Argentina, Bitcoin dipakai sebagai perlindungan dari inflasi. Jika tren ini terus berlanjut, permintaan BTC akan semakin tinggi.
Apa Kata Komunitas Kripto?
Prediksi ARK Invest menuai pro dan kontra. Beberapa orang, seperti Mantan (CEO TeaFi Official), percaya bahwa fundamental Bitcoin terus membaik, sehingga harganya bisa terus naik.
Namun, ada juga yang skeptis.
Seorang pengguna X (Twitter) berpendapat bahwa prediksi $2,4 juta terlalu ekstrem dan perlu pertimbangan risiko ekonomi global.
Analisis Teknikal: Bitcoin Menuju $100.000?
Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di 94.431 (naik 1,7794.431).
Indikator seperti RSI (Relative Strength Index) dan CMF (Chaikin Money Flow) menunjukkan tekanan beli lebih kuat daripada jual, yang bisa mendorong kenaikan harga.
Baca Juga: Kota Padang Gebrak Ketahanan Pangan dengan 'Peluru' Benih Ajaib! Panen Revolusi Nasi 2025
Mungkinkah Bitcoin Tembus $2,4 Juta?
Prediksi ARK Invest memang sangat optimis, tapi bukan tidak mungkin terjadi jika:
- Lebih banyak institusi masuk ke Bitcoin.
- Bitcoin benar-benar menggantikan emas sebagai penyimpan nilai.
- Negara-negara berkembang semakin mengadopsi BTC.
Bagi investor, penting untuk tetap realistis dan tidak terlalu terpaku pada prediksi jangka panjang.
Namun, Bitcoin tetap aset kripto paling menarik untuk diperhatikan!***
Artikel Terkait
Pemegang Saham BBRI Dapat Dividen Rp208,40 per Lembar, Total Rp31,4 T
BBRI Bagikan Dividen Final Rp208,40 per Saham, Total Rp31,4 Triliun
Dividen BRI 2024 Capai Rp343,40 per Saham, Ini Jadwal Pembayarannya
BBRI Bagikan Dividen Rp31,4 Triliun ke Pemegang Saham Hari Ini
Pemegang Saham BBRI Dapat Dividen Rp208,40 per Lembar, Total Rp31,4 T
BBRI Bagikan Dividen Rp31,4 T, Pemegang Saham BRI Cuan!
Kinerja Ciamik, BRI Bagikan Dividen Rp31,4 Triliun Hari Ini ke Investor
AgenBRILink BRI Capai 1,2 Juta Agen, Dongkrak Inklusi Keuangan di Indonesia
BRI Salurkan Rp42,23 T KUR untuk Dongkrak Ekonomi Kerakyatan
BRI Pacu Ekspor UMKM Herbal Kamandalu Ashitaba ke Pasar Global