Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur! Solusi di Tengah Krisis Lapangan Kerja

photo author
Enjang Sugianto, Purwakarta Online
- Jumat, 11 April 2025 | 08:00 WIB
Rizky Ardiprakoso jelaskan kenapa susah cari kerja di Indonesia. (YouTube MALAKA)
Rizky Ardiprakoso jelaskan kenapa susah cari kerja di Indonesia. (YouTube MALAKA)

- AI & Otomasi: Satu orang + AI bisa gantikan banyak pekerja.  

- Investor Kabur: Indonesia kalah saing dari Vietnam, Thailand, atau Malaysia.  

3% Entrepreneur vs 97% Pekerja, Rasio yang Mematikan

Solusi pertama yang Rizky tawarkan, Indonesia butuh lebih banyak entrepreneur. 

Saat ini, hanya 3,3% angkatan kerja yang berwirausaha. Bandingkan dengan:  

- Malaysia (4,8%)  

- Singapura (8,8%)  

- Jerman (9%).  

"Di Indonesia, 97% tenaga kerja bergantung pada UMKM. Tapi, satu pengusaha harus menampung 30-33 pekerja. Ini nggak ideal!" jelasnya.  

Contoh sederhana:  

- Satu warung makan butuh 3-4 karyawan.  

- Tapi, jika rasio entrepreneur 3%, artinya satu pengusaha harus pekerjakan 30 orang.  

"Kita butuh rasio entrepreneur naik jadi 10-12%," tegas Rizky.  

"Kabur Aja Dulu: Solusi Kontroversial untuk Pekerja Muda

Solusi kedua, "Kabur aja dulu—cari kerja di luar negeri."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: YouTube Malaka Project

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X