Harga Emas Tiba-Tiba Hancur, Ambruk 1,6% dalam Sehari – Apa yang Mempengaruhinya?

photo author
- Senin, 17 Februari 2025 | 08:35 WIB

PURWAKARTA ONLINE - Harga emas mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat, 14 Februari 2025, dengan ambruk hingga 1,6% atau setara dengan US$ 2.883,18 per troy ons.

Penurunan ini menjadi perhatian setelah harga emas sebelumnya mencatatkan lonjakan signifikan dan sempat menembus level tertinggi sepanjang masa, yaitu US$ 2.929,03 per troy ons.

Lalu, apa yang menyebabkan harga emas turun secara tiba-tiba?

Faktor Penyebab Penurunan Harga Emas

1. Aksi Profit Taking oleh Trader Salah satu alasan utama penurunan harga emas adalah aksi ambil untung atau profit taking yang dilakukan oleh para trader.

Baca Juga: United E-Motor Luncurkan Skutik Listrik Terbaru untuk Kurir dan Ojol di IIMS 2025

lonjakan harga yang pesat, banyak trader yang memutuskan untuk merealisasikan keuntungan mereka, yang menyebabkan harga emas mengalami penurunan.

"Ada beberapa faktor teknis yang berperan, termasuk ketidakmampuan emas untuk mencetak harga tertinggi sepanjang masa, yang memicu potensi pembentukan pola double top," kata Peter Grant, wakil presiden dan strategis senior logam di Zaner Metals.


2. Sentimen Pasar yang Berubah Meskipun penurunan harga emas terjadi dalam sehari, secara keseluruhan harga emas tetap menguat 0,8% dalam sepekan terakhir.

Ini menunjukkan bahwa meskipun ada penurunan singkat, tren bullish emas masih dapat berlanjut ke depan.

Salah satu faktor yang turut mendorong harga emas adalah kekhawatiran akan ketegangan perang tarif antara AS dan negara mitra dagangnya.

Baca Juga: Mental Baja! Bojan Hodak Sanjung Mentalitas Pemainya


3. Pengaruh Kebijakan AS Terhadap Emas Salah satu faktor yang memicu lonjakan harga emas adalah kebijakan yang diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, pada Rabu, 12 Februari 2025.

Trump menandatangani memorandum untuk meneliti lebih lanjut tentang tarif perdagangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Reza Ainudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X