Jika tidak ditebus, mereka mengancam akan menjual data kepada pihak ketiga.
Baca Juga: 5 Lokasi Camping Terpopuler di Purwakarta, Wajib Dicoba!
Klarifikasi Pakar IT
Teguh Aprianto, seorang pakar cybersecurity sekaligus pendiri Ethical Hacker Indonesia, sejak awal merasa janggal dengan klaim ini.
Menurut Teguh, data yang disebut-sebut oleh Bashe tidak meyakinkan.
Setelah tenggat waktu tebusan berlalu, Bashe mempublikasikan data yang mereka klaim telah diretas.
Namun, data tersebut hanya berupa file Excel berisi 100 baris yang ternyata sudah tersedia di platform publik seperti Scribd dan PDFCoffee.
Baca Juga: Buruh Purwakarta Bersatu, FSPMI Ultimatum Pemerintah Soal UMSK
“Mari tepuk tangan untuk Bashe, grup ransomware terkocak sepanjang masa,” tulis Teguh di akun X-nya, @secgron, pada 25 Desember 2024.
Postingan ini dilengkapi tangkapan layar data yang dipublikasikan Bashe.
Operasional BRI Tetap Lancar
Klaim bahwa BRI menjadi korban ransomware akhirnya terbantahkan.
Selama isu ini viral, layanan BRI seperti mobile banking tetap berjalan normal.
Baca Juga: UMK Purwakarta 2025, Apa Artinya untuk Ekonomi Daerah?
Tidak ada gangguan signifikan yang dialami nasabah.
Artikel Terkait
Kekayaan Fantastis Saepul Bahri Binzein, Bupati Purwakarta Terpilih 2024
Detail Aset Saepul Bahri Binzein, Bupati Baru Purwakarta
Kebocoran Soda Api di Jalan Purwakarta-Padalarang, Polisi Periksa Sopir Truk
UMK Purwakarta 2025, Apa Artinya untuk Ekonomi Daerah?
Buruh Purwakarta Bersatu, FSPMI Ultimatum Pemerintah Soal UMSK
5 Lokasi Camping Terpopuler di Purwakarta, Wajib Dicoba!
Gusti Renny Nanda Wijaya, Sosok Viral di Balik Skandal Perselingkuhan
Karangan Bunga Ancha Putri untuk Gusti Renny Nanda Wijaya, Skandal Perselingkuhan yang Viral
Hasto Kristiyanto, Perjalanan Karir Hingga Jadi Tersangka KPK
Dari Teknik Kimia UGM ke Pusaran Korupsi, Jejak Politik Hasto Kristiyanto