Harris menambahkan, sosok calon menteri BUMN juga harus bermoral.
"Kementerian ini mengelola keuangan negara yang tidak sedikit. Sepuluh ribu triliun itu duit gede," tegasnya.
Berani Mengatakan "Tidak"
Lebih lanjut, Harris menekankan pentingnya keberanian bagi Menteri BUMN ke depan.
"Menteri BUMN yang berani bilang NO ketika dipaksa untuk melakukan hal-hal yang lucu-lucu," katanya.
Menurutnya, ada banyak kasus di mana perusahaan pelat merah dipaksa mengakuisisi perusahaan lain yang bermasalah.
Baca Juga: Kartu Kredit Online Paling Simpel, Kenyamanan dan Keamanan di Ujung Jari!
"Saya tidak menyebut bumnnya, tetapi atas nama segala macam diminta menyelamatkan, melakukan hal lucu-lucu. Jadi, menteri BUMN ke depan harus berani bilang NO!" tutupnya.
Dengan tantangan yang ada, sosok Menteri BUMN pilihan Prabowo diharapkan mampu menghadapi situasi ekonomi yang kompleks dan mengambil keputusan yang tepat untuk kesejahteraan bangsa.
Waktu akan menjawab siapa yang akan menduduki jabatan krusial ini dan bagaimana langkah mereka dalam mengelola BUMN demi kemajuan ekonomi nasional.***
Artikel Terkait
Institut Penelitian Bisnis Korea Ungkap Peringkat Reputasi Brand Terbaru IVE dan Lim Young Woong Memimpin!
Uang Pecahan Rp10 Ribu Emisi 2005 Tidak Berlaku? Ini Fakta Sebenarnya dari BI
UniversitasIndonesia.com Platform Promosi Gratis Bagi Semua Kampus di Indonesia
Cilantro Thai Kitchen, Cita Rasa Autentik Thailand di Dua Benua
IO Italian Omakase, Sensasi 9 Hidangan Eksklusif yang Memadukan Cita Rasa Italia dan Jepang di Hong Kong
Kasus Korupsi Timah, Bukti Mengejutkan Helena Lim Terungkap di Pengadilan
Korupsi Timah Helena Lim, Bongkar Modus Bisnis Timah
Kartu Kredit Online Paling Simpel, Kenyamanan dan Keamanan di Ujung Jari!
Kartu Kredit Online: 0 Persen Bunga, 5 Menit Daftar, 5 Jam Kepastian Approval
Main Medsos Cuan Tiap Hari, Peluang Jadi Afiliator Menguntungkan!