PURWAKARTA ONLINE - Di tengah sorotan publik yang kian tajam, Ruben Onsu akhirnya angkat bicara.
Bukan sekadar klarifikasi, tapi sebuah pernyataan hati—teguh namun teduh, tegas namun tetap berempati. Ini bukan sekadar tentang dirinya sebagai selebriti. Ini tentang naluri seorang ayah.
Hari itu, Senin, 4 Agustus 2025, lewat unggahan Instagram Story, Ruben menjawab langsung sebuah komentar dari warganet yang menyarankan agar ia memaafkan pelaku perundungan terhadap anaknya.
"Udahlah pak Ruben, alangkah baiknya dimaafkan saja. Siapa tahu dia khilaf. Kasih kesempatan sekali lagi," tulis seorang netizen.
Respons Ruben datang tak lama kemudian. Tidak dengan emosi, tapi dengan hati yang mantap. "Maafkan pasti dong, tapi proses (hukum) tetap lanjut ya," tulisnya.
Kalimat itu sederhana, namun mengandung makna dalam. Di balik kata "maaf", tersimpan ketegasan untuk tidak membiarkan pelanggaran hukum berlalu begitu saja.
Ruben tak menyimpan dendam—itu jelas. Tapi ia juga tidak ingin membiarkan sebuah kesalahan besar luput dari pertanggungjawaban.
Pelaku yang diduga menyebarkan hoaks sekaligus melakukan perundungan kepada anak Ruben, diketahui merupakan pemilik akun TikTok bernama @vina.run.
Baca Juga: Gol Penalti Kevin Diks Antar Kemenangan Moenchengladbach di Laga Perayaan 125 Tahun Klub
Kasus ini tak hanya mencoreng privasi seorang anak, namun juga melukai ruang aman keluarga.
Banyak yang menilai Ruben terlalu keras, bahkan ada yang menuduhnya memanfaatkan status sebagai publik figur untuk memperkeruh suasana.
Tapi Ruben tak tinggal diam. Dalam unggahan lanjutan, ia membantah tegas tudingan tersebut.
"Negara ini punya aturan, jadi ya harus sesuai dong regulasinya. Jadi bukan koar aja," tegasnya.