PURWAKARTA ONLINE – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali jadi sorotan.
Kali ini, ia mengeluarkan dana pribadi untuk membantu pembongkaran tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak di Kabupaten Bogor.
Pembongkaran dilakukan pada Jumat, 7 Maret 2025, setelah ditemukan pelanggaran izin lahan.
Pemerintah hanya mengizinkan pembangunan di 4.800 meter persegi, tetapi Hibisc Fantasy berdiri di atas 21 ribu meter persegi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Turun Langsung ke Sungai Bersihkan Sampah di Palabuhanratu
Alat Berat Tak Memadai
Dalam video di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Dedi tampak kecewa dengan alat berat yang tersedia.
"Yang dari Bogor kerahin aja, yang gede-gede ya," katanya kepada Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade.
Namun, alat yang tiba tidak sesuai harapan.
Dedi pun mengambil langkah cepat.
"Saya tambahin duit sewanya, udah saya tanggung jawab. Minta yang gede bos," tegasnya.
Baca Juga: Kepala Lapas Sampit Naik Jabatan Saat Diperiksa Kasus Pungli dan Narkoba, Sipir Protes Keras!
Warga Kecewa
Warga yang menyaksikan pembongkaran ikut kecewa.
Mereka membandingkan alat berat kecil itu dengan yang digunakan untuk membongkar warung di Puncak sebelumnya.
"Warung kayu pakai beko gede, ini bangunan besar malah kecil," protes seorang warga.
Baca Juga: Dampak Viralnya Video Bu Guru Salsa pada Pendidikan dan Lingkungan Sekolah