Sementara itu, Gus Miftah, meski sudah mundur dari jabatannya, tetap memiliki tugas besar dalam memperbaiki citra dan menjaga dakwah yang penuh hikmah.
Perjalanan Clara Shinta dan Gus Miftah mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga kata-kata dan sikap, baik di dunia maya maupun dunia nyata. Semoga dari peristiwa ini dapat muncul pelajaran berharga bagi kita semua.***