Di masa lalu, gunung ini telah beberapa kali mengalami letusan besar yang mengharuskan ribuan warga dievakuasi.
Baca Juga: Vivo X50 Pro, Smartphone Flagship dengan Kamera Gimbal Canggih
Sejarah dan Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi
Gunung Lewotobi Laki-Laki memiliki sejarah panjang dalam catatan vulkanik Indonesia.
Letusan tercatat pertama kali terjadi pada tahun 1861 dan terus berlanjut hingga kini.
Gunung ini memiliki pasangan kembar, yaitu Lewotobi Perempuan, yang juga aktif meski lebih jarang meletus.
Puncak kedua ini dianggap sebagai simbol kesetiaan dan keharmonisan oleh masyarakat setempat.
Baca Juga: Persib Optimis Menang Lawan Lion City Sailors di AFC Champions League 2024
Gunung kembar ini bukan sekadar fenomena alam, melainkan bagian dari budaya masyarakat Lamaholot di Pulau Flores.
Hingga saat ini, mereka memandang Lewotobi sebagai pasangan yang melambangkan keharmonisan antara alam dan manusia.***