Namun, sampai saat ini, perceraian belum resmi.
Suaminya ingin mendengar pengakuan dari RA sebelum mengambil keputusan akhir.
Ratu Qorry mengaku sangat menyesal atas kejadian ini dan merasa bersalah terhadap suaminya.
"Saya minta maaf kepada suami saya, dan berharap rumah tangga kami bisa utuh kembali," ujarnya dengan penuh haru.
Tidak hanya itu, Ratu Qorry juga menyatakan bahwa dirinya tidak ingin ada korban lain dari oknum RA.
"Saya berani speak up karena tidak ingin ada wanita lain yang mengalami hal serupa. Saya tahu ada beberapa korban lain yang juga diperlakukan tidak pantas oleh oknum ini," tambahnya.
Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di kalangan masyarakat yang merasa prihatin atas perbuatan oknum habib tersebut.
Banyak yang mendesak RA untuk mengakui kesalahannya dan segera bertaubat.
Baca Juga: Terancam Dilengserkan, Puan Maharani Diprediksi Gantikan Gibran sebagai Wapres
Barisan Kesatria Nusantara (BKN) bahkan membuka hotline pengaduan bagi para korban yang merasa pernah menjadi korban oknum RA.
"Jangan takut untuk mengungkapkan kebenaran. Kami siap membantu para korban," kata salah satu perwakilan BKN dalam pernyataannya.
Kasus ini masih dalam perkembangan, dan publik menanti apakah RA akan memberikan pengakuan atau memilih tetap bungkam.***