PURWAKARTA ONLINE - Progeria, atau Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome (HGPS), adalah penyakit genetik langka yang menyebabkan penuaan dini pada anak-anak.
Kondisi ini membuat anak-anak tampak menua jauh lebih cepat daripada seharusnya, bahkan sejak usia dini.
Penderita progeria biasanya lahir dengan kondisi normal, tetapi tanda-tanda penuaan mulai muncul dalam dua tahun pertama kehidupan.
Gejala umum meliputi pertumbuhan yang lambat, rambut rontok, dan hilangnya jaringan lemak di bawah kulit.
Meskipun secara fisik terlihat tua, kemampuan motorik dan kecerdasan anak tidak terpengaruh.
Baca Juga: Jangan Salahkan Aku Selingkuh Kisah Perselingkuhan yang Mengguncang, dari Perspektif Islam
Penyebab dan Mutasi Genetik
Progeria disebabkan oleh mutasi gen LMNA, yang menghasilkan protein progerin.
Protein ini merusak sel-sel tubuh, menyebabkan penuaan dini.
Penting untuk dicatat bahwa mutasi ini tidak diwariskan dari orang tua ke anak dan terjadi secara acak.
Oleh karena itu, kondisi ini sangat sulit diprediksi.
Gejala Progeria
Anak-anak yang mengidap progeria menunjukkan beberapa gejala fisik yang khas.
Artikel Terkait
Absennya Marc Klok Menjadi Tantangan bagi PERSIB
Malam Ini! Timnas Indonesia Akan Hadapi Bahrain Dalam lanjutan kualifikasi piala dunia zona asia
Prediksi Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Malam Ini?
Jangan Salahkan Aku Selingkuh Kisah Perselingkuhan yang Mengguncang, dari Perspektif Islam
Pernah Kalah 0 - 10 Timnas Indonesia Siap Balas Dendam atas Bahrain Malam Ini
Sejumlah Warga Desa Cihandeuleum, Kecamatan Tegalwaeru, Kabupatan Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Berangkat Umroh 1 Pesawat Bersama BTPN Syariah
KPU Purwakarta Ingatkan Paslon Sampaikan Surat Pemberitahuan Kampanye
IO Italian Omakase, Sensasi 9 Hidangan Eksklusif yang Memadukan Cita Rasa Italia dan Jepang di Hong Kong
Sammy Basso, Pejuang Progeria yang Menginspirasi Dunia
Sammy Basso, Sosok Pejuang yang Meninggalkan Warisan Berharga dalam Penelitian Progeria