PURWAKARTA ONLINE – Udara sejuk, aroma kopi yang harum, dan gelak tawa petani menyatu dalam sebuah perayaan istimewa di kaki Gunung Burangrang, itulah secuil gambaran dari suasana Hadjat Tani Kopi di tahun-tahun sebelumnya.
Tepat pada 31 Agustus 2025, Festival Kopi Purwakarta kembali digelar di lokasi wisata Pasir Langlang Panyawangan—lebih dikenal sebagai Ujung Aspal—yang terletak di Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta.
Festival ini bukan sekadar pesta kopi biasa. Bertajuk "Hadjat Petani Kopi & Perayaan Kopi Purwakarta", acara tahunan ini menjadi wadah sakral untuk merawat alam, meracik rasa, dan merayakan kehidupan, sesuai tagline yang diusung tahun ini.
Ketua Panitia Festival Kopi Purwakarta 2025, Alliansyah, dalam wawancara eksklusif bersama PURWAKARTA ONLINE pada Senin, 14 Juli 2025, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat gotong royong dan kecintaan para petani terhadap tanah dan kopi mereka.
Baca Juga: BSU Tidak Cair? Ini Solusi, Syarat, dan Cara Cek Status Bantuan Subsidi Upah
"Kami ingin menjadikan Festival Kopi ini sebagai bentuk Hadjat Tani Kopi—rasa syukur atas alam yang memberi dan kopi yang menghidupi," ujar Alliansyah.
Agenda Utama: Koperasi dan Kolaborasi
Dalam Festival Kopi Purwakarta 2025, acara utama yang paling ditunggu adalah peresmian Koperasi Petani Kopi.
Inisiatif ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi kemandirian petani kopi Purwakarta.
Tak hanya itu, festival ini juga diisi dengan diskusi hangat antara petani kopi dan para pemangku kepentingan.
Mulai dari pelaku UMKM, pemerintah daerah, hingga pegiat kopi nasional hadir untuk membahas masa depan industri kopi lokal.
Pengunjung juga bisa mengikuti workshop kopi, dari cara meracik kopi manual brew hingga mengenal karakter rasa dari biji kopi Pusakamulya yang khas.
Baca Juga: Prabowo Kerja Cepat! Tarif Ekspor RI ke Eropa Hampir 0%, CEPA Resmi Disepakati
Festival Tahunan yang Dinanti