Baca Juga: Viral! Belasan 'Pocong' Meneror Pengendara di Lembang
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan baru dalam industri otomotif nasional.
Sebagai informasi, sejak 2009 hingga 2022, China gencar memberikan subsidi besar-besaran untuk kendaraan energi baru, termasuk mobil listrik, plug-in hybrid, dan berbahan bakar hidrogen.
Hasilnya cukup signifikan, di mana penjualan mobil ramah lingkungan kini secara rutin melampaui penjualan mobil berbahan bakar bensin sejak Maret lalu.
Audit ini sendiri dikompilasi dari hasil pemeriksaan pemerintah daerah dan saat ini audit lanjutan untuk tahun 2021 dan 2022 masih terus berlangsung.
Baca Juga: Mahasiswa KKN STAI Al-Badar Cipulus Gotong Royong Atasi Dampak Longsor di Desa Pusakamulya
Skandal ini menjadi peringatan bagi semua pihak agar pelaksanaan program subsidi pemerintah benar-benar diawasi ketat dan tepat sasaran, khususnya dalam mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan yang lebih berkelanjutan.***