PURWAKARTA ONLINE -Laga panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi, pada Minggu (16/2), diwarnai insiden kericuhan.
Sejumlah video di media sosial menunjukkan bentrokan di dalam dan luar stadion.
Menyikapi kejadian ini, Ketua Umum Jakmania, Dicky Soemarno, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kota Bekasi, Polres Bekasi, dan tim Persib Bandung.
Baca Juga: Dua Preman Bawa Sajam Gegerkan Latihan Anak TK di Tangsel, Rusak Alat Marching Band dan Ancam Guru
Jakmania Akui Kesalahan
Dalam video pernyataannya, Dicky mengungkapkan rasa penyesalannya.
Ia menyayangkan insiden yang terjadi dan menegaskan bahwa kejadian ini seharusnya tidak perlu terjadi.
"Kami meminta maaf kepada masyarakat Kota Bekasi, Polres Bekasi, dan juga tim Persib Bandung atas kejadian yang terjadi di pertandingan kemarin," ujar Dicky.
Ia juga menyoroti adanya pihak luar yang berhasil mendapatkan tiket di tribun Barat, yang seharusnya diperuntukkan bagi The Jakmania.
Hal ini diduga menjadi salah satu pemicu provokasi yang menyebabkan suporter Persija terpancing emosi.
Baca Juga: Dua Preman Bawa Sajam Gegerkan Latihan Anak TK di Tangsel, Rusak Alat Marching Band dan Ancam Guru
Komitmen untuk Lebih Tertib
Dicky menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Jakmania untuk terprovokasi.
Menurutnya, suporter seharusnya fokus memberikan dukungan penuh kepada Persija, bukan terlibat dalam kericuhan.
"Kami harus lebih dewasa dalam menyikapi situasi. Rivalitas tetap ada, tapi jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain," tegasnya.
Jakmania berjanji akan lebih tertib ke depannya dan memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi.
Mereka berkomitmen mendukung Persija dengan cara yang lebih positif dan sportif.