PURWAKARTA ONLINE - Kematian Mochamad Fathir Fauzan Maulana menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan dalam dunia sepak bola.
Dalam kunjungan ke rumah duka, manajemen PERSIB menyampaikan duka cita yang mendalam
Sekaligus mengingatkan kembali pentingnya peran suporter dalam menciptakan suasana damai di setiap pertandingan.
Baca Juga: Bobotoh Berduka! PERSIB Imbau Patuhi Regulasi Liga
Adhitia Putra Herawan, Sporting Director PERSIB, menegaskan bahwa regulasi tentang larangan kehadiran suporter tamu di laga tandang harus dipatuhi.
Aturan ini dibuat untuk mencegah konflik antarpendukung yang sering kali berujung pada insiden tidak diinginkan.
“Kami semua ingin sepak bola Indonesia maju. Namun, itu hanya bisa terjadi jika seluruh elemen sepak bola, termasuk suporter, menghormati aturan dan regulasi yang ada,” kata Adhit.
Baca Juga: Kesruan Drama Kaum Gen Z dalam Asmara Gen Z – Sinetron Baru yang Mengguncang SCTV
Ia juga mengingatkan Bobotoh agar tetap menjaga semangat mendukung PERSIB, tetapi dengan cara yang lebih bijak dan aman.
Adhit mengajak seluruh suporter untuk menjadi pelopor perubahan dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
PERSIB percaya bahwa sepak bola tidak hanya tentang pertandingan di lapangan, tetapi juga tentang menjaga solidaritas antarpendukung.
Baca Juga: Sinetron Asmara Gen Z: Kisah Romansa dan Drama Remaja Masa Kini
Dengan langkah kecil seperti mematuhi aturan, masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik bisa terwujud.
“Sepak bola adalah milik kita semua. Mari kita jaga bersama demi generasi yang akan datang,” tutup Adhit.***