Nurhadi diduga mencoba merayu Melanie, teman wanita Haris.
Misri bahkan sempat menegur Nurhadi karena perilakunya itu.
"Misri lihat Nurhadi ciumi Melanie di kolam, dia langsung negur," ungkap Yan.
Baca Juga: Prabowo Dukung Reformasi PBB, Negara Global Selatan Harus Lebih Berperan dalam Tata Kelola Dunia
Misri sempat merekam Nurhadi yang tengah berendam santai pukul 19.55 WITA.
Itu adalah momen terakhir sang brigadir terlihat hidup.
Setelah itu, Misri masuk ke kamar mandi dan tidak menyadari apa yang terjadi hingga menemukan Nurhadi sudah tergeletak tak bernyawa di dasar kolam.
Kompol Yogi berusaha menyelamatkan dengan napas buatan, dibantu seorang dokter yang sempat dipanggil.
Tapi nyawa Nurhadi tidak tertolong.
Baca Juga: Link Justpaste Andini Permata Viral Bikin Heboh: Waspada Penipuan dan Hoaks di Baliknya
Hasil autopsi menunjukkan ada luka cekikan di leher dan patah tulang lidah.
Pihak Polda NTB membenarkan bahwa ada dugaan penganiayaan dalam kematian Nurhadi.
"Motifnya diduga karena almarhum mencoba merayu rekan wanita salah satu tersangka. Ini dikuatkan oleh saksi di lokasi," jelas Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Syarif Hidayat.
Namun hingga kini, polisi masih belum bisa memastikan siapa pelaku penganiayaan tersebut.
Kasus ini masih didalami. Kompol Yogi, Ipda Haris, dan Misri sudah ditetapkan sebagai tersangka.