Ketua Timses RK, Riza Patria, bahkan menyebut Effendi sebagai “kader PDIP yang mendukung RK.”
Langkah Effendi ini dinilai sebagai bentuk ketidakloyalan terhadap partai.
Sikapnya sebelumnya yang memuji Prabowo Subianto di forum publik juga memperkuat alasan pemecatan.
“Partai harus tegas terhadap kader yang berseberangan. Ini soal prinsip,” tambah Seno.
Baca Juga: New Honda Scoopy 2024: Skutik Unik dan Fashionable Siap Jadi Pusat Perhatian!
Efek Domino Pemecatan
Pemecatan Effendi membawa pesan kuat dari PDIP: partai ini tidak akan kompromi dengan kader yang dianggap menentang kebijakan.
“Kami punya aturan yang harus dihormati,” tutup Djarot.***