PURWAKARTA ONLINE - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Haikal Hassan sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada Selasa, 22 Oktober 2024, di Istana Negara.
Ini menjadi langkah penting dalam penataan sistem sertifikasi halal di Indonesia.
Jika sebelumnya BPJPH berada di bawah Kementerian Agama, kini badan ini langsung berada di bawah kendali Presiden RI.
Perubahan ini mendapatkan banyak apresiasi, terutama dari tokoh-tokoh muda muslim.
Baca Juga: Farhat Abbas Berikan Somasi Kepada Pratiwi Noviyanthi, Uang Donasi Rp1 Miliar Diminta Kembali
Khairul Anam, Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB), memuji keputusan ini sebagai langkah strategis yang memperlihatkan kepedulian Prabowo terhadap kebutuhan umat Islam di Indonesia.
"Pak Prabowo mengambil langkah yang tepat. Ini penting untuk mempromosikan produk halal, terutama di pasar global. Sertifikasi halal yang langsung di bawah Presiden akan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk kita," ujar Anam kepada media di Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Keberadaan BPJPH di bawah presiden dianggap sebagai langkah strategis.
Mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim, sertifikasi halal menjadi kebutuhan yang mendesak.
Baca Juga: Tragedi di Baturaja, Dokter Ditemukan Gantung Diri di Ruang Praktiknya
Anam menegaskan bahwa BPJPH berperan penting dalam menjamin kehalalan produk, khususnya di industri pangan.
"Dalam Islam, memakan makanan halal itu kewajiban. Sertifikasi halal dari BPJPH memberikan rasa aman bagi konsumen muslim di Indonesia," lanjut Anam.
Haikal Hassan, yang dikenal sebagai pendakwah dan ahli agama, dipandang sebagai sosok yang tepat untuk memimpin BPJPH.
Anam yakin bahwa pengalaman dan relasi Haikal akan sangat membantu lembaga tersebut berkembang lebih cepat.