PURWAKARTA ONLINE - Kabar politik nasional kembali memanas.
Drama terbaru ini berpusat pada isu potensi lengsernya Gibran Rakabuming Raka, yang mungkin digantikan oleh Puan Maharani.
Lewat X (dulu Twitter), berbagai cuitan viral memperkuat spekulasi ini.
Jhon Sitorus, seorang pengamat politik, menyebutkan, "Gara-gara Fufufafa, Gibran sangat bisa DILENGSERKAN dan diganti dengan Puan Maharani. UUD 1945 dan konstitusi mengatur IMPEACHMENT seorang Wakil Presiden."
Pernyataan ini langsung disambut ramai oleh warganet, memicu diskusi sengit di media sosial.
Baca Juga: Puan Maharani Bisa Geser Gibran dari Kursi Wapres!
Logika Politik dan Posisi Jokowi
Bukan hanya Jhon Sitorus, Arie Dirgantara juga ikut menyoroti kemungkinan besar Gibran batal dilantik.
Dalam cuitannya, Arie menjelaskan, "LOGIKA POLITIK. Gini lohhh, jelas kenapa Gibran kemungkinan besar akan batal dilantik dan diganti dengan Puan. Jika kamu jadi Prabowo, saat JKW (Jokowi) lengser, lebih penting mana antara dukungan JKW atau dukungan PDIP?"
Di balik analisis ini, ada kecemasan bahwa posisi Jokowi semakin terjepit di tengah konstelasi politik yang semakin kompleks.
Dukungan terhadap Gibran dianggap kurang solid dibandingkan kekuatan politik besar seperti PDIP, yang dikendalikan oleh Megawati Soekarnoputri.
Ini membuat Puan Maharani, keturunan langsung Soekarno, semakin menguat sebagai figur sentral di kancah politik nasional.
Baca Juga: Pelakor Renggut Ketenteraman Rumah Tangga, Istri Sah Bongkar di Medsos
Sinyal PDIP Masuk Kabinet Prabowo?