Rencananya, tidak hanya kopi yang akan diangkat. Purwakarta juga akan menggelar Festival Manggis di Pondok Salam pada Januari mendatang.
Setiap kecamatan diharapkan memiliki karakteristik tersendiri dalam mempromosikan produk lokal.
Salah satu harapan besar adalah agar kopi Purwakarta bisa bersaing di pasar internasional.
Pengalaman dari acara yang digelar oleh Bank Indonesia di Bandung menunjukkan bahwa kopi dari Pangalengan diterima di pasar internasional berkat kemasan yang baik.
Hal ini menjadi pelajaran penting bagi petani kopi Purwakarta.
Baca Juga: Serial Drakor Baru: Peran Park Hyung Sik dan Heo Joon Ho di Treasure Island!
“Potensi kopi Purwakarta sangat besar, tinggal bagaimana kita menjaga ekosistem pertanian dan mempromosikan produk kita dengan lebih baik,” ujar seorang peserta acara.
Ke depannya, kerja sama dengan berbagai pihak dan lembaga akan terus diperkuat melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang diharapkan bisa meningkatkan produksi dan kualitas kopi Purwakarta di kancah nasional dan internasional.***