news

Binzein Melanjutkan Kepemimpinan Dedi Mulyadi: Dukungan Penuh dari Masyarakat dan Pelaku Seni Purwakarta

Rabu, 28 Agustus 2024 | 16:52 WIB
Binzein melanjutkan kepemimpinan Dedi Mulyadi di Pilkada Purwakarta 2024 (Enjang Sugianto/Purwakarta Online )

PURWAKARTA ONLINE - Rabu 28 Agustus 2024, Pilihan masyarakat Purwakarta semakin mengerucut dalam kontestasi Pilkada Purwakarta 2024.

Pasangan calon bupati dan wakil bupati, Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin, resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta pada siang hari ini.

Ribuan pendukung memadati jalan di sekitar Gedung Kembar, tempat pendaftaran dilakukan.

Kehadiran mereka bukan hanya sekadar menunjukkan dukungan politik, tetapi juga menggambarkan bagaimana Binzein dan Hapidin berhasil merebut hati masyarakat dari berbagai kalangan.

 Baca Juga: Isu Perselingkuhan Azizah Salsha Semakin Ramai, Pratama Arhan Fokus pada Sepakbola

Binzein, yang dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat, dianggap sebagai penerus ideal dari kepemimpinan Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta yang sangat dicintai rakyatnya.

Dedi, yang selama ini dikenal sebagai pemimpin berkarakter kuat dengan berbagai terobosan di bidang infrastruktur dan kebudayaan, telah meninggalkan jejak yang mendalam.

Kini, harapan itu disematkan pada Binzein untuk melanjutkan warisan kepemimpinan Dedi, yang telah menorehkan banyak prestasi selama menjabat.

Dukungan kepada Binzein tidak hanya datang dari kalangan politisi dan tokoh masyarakat, tetapi juga dari para pelaku seni dan budaya.

 Baca Juga: Jelita Jeje Buka Rahasia, Pejabat Ditawari Fasilitas Mewah dari Pengusaha, KPK Didesak Bertindak!

Salah satu yang mencuri perhatian adalah keterlibatan Kesenian Kokoprak Nyi Pohaci dari Leuweung Seni, di bawah pimpinan Kang Iyus Kamal.

Kelompok kesenian ini tampil di berbagai kesempatan untuk mendukung pasangan Binzein dan Hapidin.

Menurut Kang Iyus Kamal, kesenian Kokoprak membawa pesan penting kepada para pejabat, khususnya tentang pentingnya menjaga kelestarian lahan pertanian.

"Kesenian Kokoprak ini membawa pesan kepada pejabat agar jangan lupakan pertanian. Banyak alih fungsi lahan, lahan pertanian berganti pabrik dan sebagainya," ungkap Kang Iyus Kamal.

Halaman:

Tags

Terkini