PURWAKARTA ONLINE - Komunitas Pemilih Anti Suap (Kopi Panas) yang memantau Pilkada Purwakarta 2024 merespons positif terhadap banyak tokoh potensial yang muncul di Purwakarta, Jawa Barat, menjelang pelaksanaan Pilkada. Kehadiran berbagai tokoh ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas Pilkada di daerah tersebut, memberikan masyarakat pilihan-pilihan yang berkualitas.
Hoerul Hidayat, Direktur Kopi Panas Purwakarta, menyatakan bahwa semakin banyak tokoh yang ikut serta dalam kontes politik, semakin baik. Hal ini berarti masyarakat akan memiliki beragam pilihan dan dapat memilih yang terbaik dari yang baik. "Lebih banyak figur yang muncul, dan berkontestasi, makin baik. Artinya masyarakat akan punya banyak pilihan. Mereka bisa memilih yang terbaik dari yang baik," kata Hoerul Hidayat, Senin 29 April 2024.
Baca Juga: Keindahan Tari Rangkuk Alu, Google Doodle Hadirkan Budaya Manggarai
Baca Juga: Tari Rangkuk Alu, Permainan Bambu yang Berubah Jadi Tarian Memukau
Baca Juga: Prabowo Subianto Siap Lanjutkan Persiapan Jelang Pelantikan Presiden 20 Oktober 2024
Organisasi Pemantau Pilkada tersebut menegaskan pentingnya partisipasi yang tinggi bukan hanya dari sisi pemilih, tetapi juga dari sisi kontestasi. Selain itu, ia menekankan perlunya memperhatikan angka partisipasi dalam penyelenggaraan dan pengawasan Pilkada guna memastikan kelancaran proses Pilkada. "Di luar itu, perlu dipotret juga angka partisipasi penyelenggaraan, juga pengawasan. Hal ini penting agar dari sisi proses, Pilkada kita juga makin ok," ujarnya.
Sejumlah nama seperti Ambu Anne, Yadi Rusmayadi, Ivan Kuntara, Zaenal Arifin, RBH (Raden Budi Hermawan), Saepul Bahri Binzen, Deni Ahmad Haidar, Astri Novita Sari, H. Sona Maulida, dan Hidayat telah muncul sebagai calon potensial Bupati Purwakarta periode 2024-2029 menjelang Pilkada pada 27 November 2024.***