Pada 2005, Ricky menjabat sebagai editor di majalah Rolling Stone Indonesia dan terus berkembang hingga menjadi managing editor sampai majalah tersebut berhenti terbit pada 2017.
Pada 2023, Ricky dipercaya menjabat sebagai CEO Whiteboard Journal, sebuah platform media digital yang berfokus pada seni, budaya, dan gaya hidup urban.
Kepemimpinannya di sana menjadi bukti kapasitasnya sebagai sosok kreatif yang berpengaruh.
Reaksi Rekan Musisi dan Ungkapan Duka
Kabar duka mengenai kepergian Ricky Siahaan cepat menyebar di kalangan musisi dan jurnalis musik.
Soleh Solihun, jurnalis dan komedian yang juga pernah bekerja di Rolling Stone Indonesia, mengonfirmasi kabar tersebut melalui grup WhatsApp para mantan karyawan.
Ia juga mengucapkan belasungkawa melalui media sosial.
“Selamat jalan @RickySiahaan, semoga kamu diterima di sisi Tuhan,” tulis Soleh dalam unggahannya.
Baca Juga: 33 Tahun Bersama, Desta Mahendra Ungkap Kenangan Indah Bersama Ricky Siahaan
David Bayu, mantan vokalis Naif, juga turut menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Ricky, menandakan betapa besar pengaruh almarhum di komunitas musik Indonesia.
Warisan Ricky Siahaan dalam Musik Indonesia
Selama lebih dari dua dekade, Ricky Siahaan telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam musik Indonesia.
Bersama Seringai, ia menciptakan karya-karya ikonik yang menginspirasi banyak band baru.
Tidak hanya dalam bermusik, Ricky juga menunjukkan bahwa musisi bisa berperan aktif di industri media dan kreatif.