Demi Kelestarian Komodo, Pemerintah Batasi Kunjungan!

- Senin, 7 November 2022 | 10:00 WIB
Destinasi Wisata Pulau Komodo (Pexels/Jeffry Surianto)
Destinasi Wisata Pulau Komodo (Pexels/Jeffry Surianto)

PURWAKARTA ONLINE, NTT - Rencana pemberlakuan tiket terusan seharga Rp3,75 juta bagi pelancong yang ingin berkunjung ke kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama setahun masih berupa usulan.

Hal itu diutarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (4/7/2022).

“Terkait wacana tiket terusan Taman Nasional Komodo sebesar Rp3,7 juta per tahun, sampai saat ini belum ada pembahasan di lintas kementerian/lembaga. Ini baru sebuah wacana,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca Juga: Pendidikan Guru Penggerak dan Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

Menparekraf Sandiaga mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi intensif agar nantinya keputusan yang diambil merupakan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

Selain mengutamakan nilai-nilai konservasi dan keberlanjutan lingkungan, pihaknya berharap pariwisata dapat memberikan dampak yang maksimal terhadap ekonomi masyarakat.

Kendati demikian, para wisatawan yang merasa mengunjungi Pulau Komodo biayanya terlalu mahal, Kemenparekraf bersama kementerian/lembaga juga akan mengembangkan destinasi-destinasi wisata lainnya sekitar Labuan Bajo.

Baca Juga: Fenomena alam 3 November 2022, bagaimana bisa Tengah Hari Lebih Awal?

Dengan begitu, kunjungan wisatawan baik asing dan nusantara dapat tersebar ke destinasi-destinasi lain. Tidak fokus di wilayah TN Komodo saja.

Salah satunya adalah Waerebo. Kawasan tersebut merupakan desa wisata terbaik juga dengan kearifan lokal Flores dan wisata kuliner yang sangat menarik untuk dikunjungi. Lokasinya berada di destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

Selain Labuan Bajo, destinasi pariwisata superprioritas ada di Danau Toba (Sumatra Utara), Borobudur (Jawa Tengah/Yogyakarta), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Baca Juga: Di Turnamen Badminton Hylo Open 2022 Jerman, Ginting Gasak Tanpa Ampun Mantan Juara Dunia!

“Apalagi tahun depan dan tahun ini sebenarnya Labuan Bajo menjadi tuan rumah dari begitu banyak acara berskala dunia, termasuk ASEAN Summit. Kita harus membangun daya tarik-daya tarik wisata lainnya, yang ada di luar Taman Nasional Komodo,” kata Menteri Sandiaga.

Presiden Joko Widodo juga akan meresmikan waterfront Labuan Bajo dengan daya tarik unik, yaitu pelancong dapat menatap matahari terbenam dari pantai Labuan Bajo tanpa harus pergi ke Taman Nasional Komodo.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X