• Minggu, 27 November 2022

Wisata Danau Kaco, Mutiara Biru di Belantara Jambi!

- Senin, 7 November 2022 | 06:00 WIB
Keindahan wisata alam Danau Kaco Provinsi Jambi di tengah hutan rindang. (Instagram @danaukaco)
Keindahan wisata alam Danau Kaco Provinsi Jambi di tengah hutan rindang. (Instagram @danaukaco)

PURWAKARTA ONLINE, Jambi - Jambi punya potensi wisata alam tak kalah menarik dibandingkan daerah lainnya di Indonesia. Provinsi seluas 50.160 kilometer persegi tersebut adalah salah satu bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Warisan dunia UNESCO itu adalah rumah bagi sekitar 4.000 spesies flora dan sekitar 370 spesies burung. Jambi tak hanya Gunung Kerinci setinggi 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl) saja.

Provinsi berjuluk Bumi Melayu itu punya banyak danau, air terjun, gua, dan pantai yang tak kalah memukau. Salah satunya adalah wisata alam fenomenal bernama Danau Kaco di kawasan Lempur, Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Pendidikan Guru Penggerak dan Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

Mengutip data Balai Besar TNKS, luas Danau Kaco tak lebih dari 90 meter persegi dan lokasinya di Kecamatan Gunung Raya, dekat perbatasan Provinsi Bengkulu.

Perlu sedikit perjuangan untuk bisa mencapai lokasi danau yang tersembunyi nyaman, dipeluk lebatnya pepohonan hutan hujan tropis Sumatra. Perjalanan dari pusat Kota Jambi ke danau unik ini menghabiskan waktu sampai 10 jam dan sebaiknya menyediakan kendaraan sendiri atau menyewa. Pasalnya, belum ada angkutan khusus menuju danau.

Tujuan pertama adalah ke Sungai Penuh, sekitar 500 km barat Kota Jambi. Selama perjalanan ke Sungai Penuh kita akan disuguhi pemandangan hijaunya persawahan ditanami padi payo jenis long grain, khas Kerinci, dan berasnya beraroma wangi serta pulen.

Baca Juga: Fenomena alam 3 November 2022, bagaimana bisa Tengah Hari Lebih Awal?

Jalan mulus berkelok-kelok menyusuri punggung Pegunungan Bukit Barisan turut mewarnai perjalanan. Disarankan agar rute dari Kota Jambi ke Sungai Penuh ditempuh sejak pagi hari agar tidak kemalaman tiba di tujuan pertama. Terlebih belum ada penerangan jalan umum selama perjalanan.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Promosi Wisata, Selfie dan The Power of Millennials!

Selasa, 8 November 2022 | 10:00 WIB

Situ Begendit, Wisata Favorit di Garut Jawa Barat!

Senin, 7 November 2022 | 12:00 WIB

Demi Kelestarian Komodo, Pemerintah Batasi Kunjungan!

Senin, 7 November 2022 | 10:00 WIB

Wisata Danau Kaco, Mutiara Biru di Belantara Jambi!

Senin, 7 November 2022 | 06:00 WIB
X