PURWAKARTA ONLINE - Purwakarta, Februari 2024 – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta mencatatkan penurunan signifikan dalam jumlah kasus kebakaran sepanjang tahun 2024.
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa kebakaran di wilayah ini tercatat hanya 189 kasus, jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 503 kejadian.
Faktor Penurunan Kasus Kebakaran di Purwakarta
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Purwakarta, Juddy Hediana, menyatakan bahwa penurunan ini patut disyukuri, namun ia tetap mengingatkan bahwa potensi kebakaran tetap harus diwaspadai.
Baca Juga: Prabowo: Saya Malu Maju Lagi di Pilpres 2029 Jika ....
Meski demikian, meski angka kebakaran menurun, tantangan baru muncul di sektor penyelamatan yang justru mengalami lonjakan.
Misi Penyelamatan yang Meningkat Pesat
Pada tahun 2024, tim pemadam kebakaran Purwakarta tercatat telah melaksanakan 1.054 misi penyelamatan, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya 973 kejadian.
Beragam misi penyelamatan yang dilakukan meliputi penghancuran sarang tawon, penyelamatan korban tenggelam, hingga operasi penyelamatan hewan yang terjebak.
Misi penyelamatan sarang tawon menjadi salah satu yang paling sering dilakukan oleh petugas, mengingat banyaknya laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan sarang tawon di sekitar pemukiman.
Potensi Ancaman Kebakaran di Purwakarta
Meski terjadi penurunan jumlah kebakaran, wilayah Purwakarta tetap perlu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di daerah rawan seperti Kecamatan Purwakarta Kota, Jatiluhur, Babakan Cikao, Sukatani, dan Bungursari.
Baca Juga: Cara Menukarkan Kode Redeem Free Fire (FF) dengan Mudah dan Cepat
Menurut Juddy, selain faktor alam, kelalaian manusia juga menjadi faktor utama penyebab kebakaran, seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).