Menurut Dasco, “Pak Prabowo dan Pak Jokowi tidak membahas hal seperti ini.”
Bahkan dalam pertemuan kabinet paripurna terakhir, Prabowo dengan penuh emosi berterima kasih kepada Jokowi atas kepemimpinannya.
Krisis Reputasi untuk Gibran?
Menurut Drone Emprit, platform pemantau media sosial berbasis kecerdasan buatan, polemik Fufufafa dapat merusak citra publik Gibran.
Jika tidak ditangani dengan baik, isu ini bisa mengurangi kepercayaan publik terhadap Gibran sebagai calon wakil presiden terpilih.
Sebagai tambahan, data dari Drone Emprit mencatat bahwa dari 60.800 cuitan yang membahas akun Fufufafa, mayoritas memiliki sentimen negatif.
Isu ini tidak hanya memicu polarisasi antara pendukung Gibran dan lawan politiknya, tetapi juga berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Gibran di masa depan.
Langkah Hukum dari Gerindra
Di tengah polemik yang kian memanas, Gerindra justru fokus pada tindakan hukum terhadap situs palsu Gerindra(dot)org, yang memuat artikel mengaitkan Gibran dengan akun Fufufafa.
Gerindra menegaskan bahwa mereka tidak akan mengurus komentar-komentar dari akun tersebut, namun akan melaporkan situs palsu ini ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Ke Mana Arah Polemik Ini?
Meskipun Gibran telah membantah keterlibatannya, isu ini masih menjadi bahan diskusi luas di media sosial.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi lebih lanjut yang dapat meredam spekulasi publik.