PURWAKARTA ONLINE - Nama Farid Irfan Siddik, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, Kepulauan Riau, mendadak menjadi sorotan publik.
Sorotan ini bukan karena prestasi atau kinerjanya, melainkan karena dugaan gratifikasi yang menyeret keluarganya ke dalam pusaran kontroversi.
Semua bermula dari pengakuan mengejutkan menantunya, Jelita Jeje, di media sosial, yang memicu kemarahan dan kecurigaan publik.
Skandal Gratifikasi yang Diungkap Jelita Jeje
Jelita Jeje, istri dari Farid Irfan Siddik, mengungkapkan kepada dunia bahwa dirinya dan keluarganya sering mendapat fasilitas mewah dari pengusaha ketika bepergian ke luar negeri.
Baca Juga: Ramalan Menyeramkan Rumah Tangga Azizah Salsha dan Pratama Arhan, Begini Kata Hard Gumay!
Pengakuan ini menjadi viral setelah Jelita berusaha membela menantu Presiden Jokowi, Erina Gudono, yang dikritik keras oleh warganet karena menggunakan jet pribadi dalam perjalanannya ke Amerika Serikat.
Jelita mengaku bahwa keluarganya kerap diberi kemewahan tanpa diminta, mulai dari penerbangan dengan jet pribadi hingga penginapan di hotel mewah, semuanya ditawarkan oleh pengusaha yang ingin mengambil hati pejabat tinggi negara.
Dalam percakapannya yang bocor ke publik, Jelita secara blak-blakan mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut diberikan tanpa biaya sepeser pun, hanya karena ayah mertuanya, Asri Agung Putra, adalah pejabat penting di Kejaksaan Agung.
Reaksi Publik dan Desakan Investigasi
Pernyataan Jelita Jeje ini sontak memicu gelombang kritik dan kemarahan dari berbagai kalangan. Warganet mempertanyakan asal-usul kekayaan keluarga Farid Irfan Siddik dan apakah fasilitas mewah tersebut memang bagian dari gratifikasi yang melanggar hukum.
Baca Juga: Jelita Jeje, Flexing Berujung Skandal Gratifikasi!
Indonesia Corruption Watch (ICW) pun turut angkat bicara, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan gratifikasi yang melibatkan keluarga Farid.
Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, juga turut menyoroti kasus ini.