trending

Jelita Jeje Ungkap Dugaan Gratifikasi Pejabat Kejagung: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Senin, 26 Agustus 2024 | 06:10 WIB
Bongkar Harta Fantastis Asri Agung Putra Mertua Jelita Jeje

PURWAKARTA ONLINE - Kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan pejabat tinggi di Kejaksaan Agung, Asri Agung Putra, mencuat ke permukaan setelah menantunya, Jelita Jeje, mengungkapkan hal mengejutkan di media sosial.

Pengakuan Jelita, yang juga istri dari Kepala Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, Farid Irfan Siddik, menggegerkan publik dan menimbulkan sorotan terhadap integritas para pejabat publik di Indonesia.

Pengakuan Mengejutkan dari Jelita Jeje

Melalui akun Instagramnya yang kini hilang, Jelita Jeje secara blak-blakan menyatakan bahwa ia bersama keluarganya kerap menerima fasilitas mewah dari pengusaha ketika bepergian ke luar negeri.

Mulai dari penggunaan jet pribadi hingga penginapan di hotel-hotel berbintang, semua disediakan secara cuma-cuma.

Baca Juga: Nick Kuipers: PERSIB Targetkan Kemenangan Kandang Saat Hadapi Arema FC di Liga 1

"Kita kl keluar negeri itu dicover sama pengusaha-pengusaha, disuruh milih mau nginep di mana, naik pesawat apa, gak pernah pusing," ujar Jelita dalam salah satu unggahannya yang kemudian menjadi viral.

Pengakuan ini muncul sebagai tanggapan terhadap kritik yang diterima Erina Gudono, menantu Presiden Jokowi, yang juga dikabarkan menggunakan jet pribadi untuk bepergian.

Jelita membela Erina dengan menyatakan bahwa tawaran fasilitas mewah dari pengusaha adalah hal biasa bagi keluarga pejabat tinggi, termasuk presiden.

Desakan Penyelidikan dari Mantan Penyidik KPK

Menanggapi pengakuan ini, eks Penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta KPK segera melakukan investigasi terkait dugaan gratifikasi yang melibatkan Asri Agung Putra dan keluarganya.

Baca Juga: Jelang Laga Kontra Arema FC, PERSIB Bandung Tidak dalam Kondisi Terbaik

"Hal ini bisa dipandang sebagai bagian dari pencegahan korupsi. Apalagi ini sudah menjadi perhatian publik dan netizen sudah membongkar identitas yang bersangkutan," kata Yudi.

Meski menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah, Yudi mendesak KPK untuk tidak membiarkan kasus ini berlalu tanpa penanganan yang serius.

Halaman:

Tags

Terkini