trending

Banjir Melanda Daerah Operasi 4 Semarang: KAI Terapkan Pola Operasi Perjalanan Kereta Api Memutar

Kamis, 14 Maret 2024 | 14:10 WIB
Kondisi depan Stasiun Semarang Tawang yang masih terendam banjir, Minggu. (ANTARA/ HO-PT KAI Daop Semarang)

Purwakarta Online - Sejumlah titik di wilayah Daerah Operasi 4 (Daop 4) Semarang mengalami banjir atau genangan air yang mengakibatkan dampak serius bagi perjalanan kereta api.

Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, menyampaikan bahwa kondisi banjir saat ini terjadi di tiga titik utama, yakni:

Petak Jalan Semarang Tawang Bank Jateng - Alastua, Petak Jalan Semarang Tawang Bank Jateng - Semarang Poncol, dan Petak Jalan Mangkang - Kaliwungu.

Baca Juga: Banjir Terjadi di Jalur Kereta Api Daop 4 Semarang: Perjalanan Kereta Dialihkan

Menurut Franoto, Stasiun Semarang Tawang menjadi salah satu yang terdampak paling signifikan.

Pada tanggal 13 Maret 2024 pukul 23.40 WIB, stasiun tersebut dilaporkan terendam banjir akibat curah hujan deras yang melanda wilayah tersebut.

Akibatnya, jalur kereta antara Stasiun Semarang Tawang - Alastua tidak dapat dilalui kedua arah, yang memaksa KAI untuk mengalihkan perjalanan kereta melalui rute selatan.

Baca Juga: Dokter Sung: Mengatasi Sakit Kepala Tanpa Bergantung pada Obat, Rahasia Penting untuk Kesehatan Anda

"Pelayanan penumpang Stasiun Tawang dialihkan ke Stasiun Poncol sebagai upaya mitigasi dampak dari kondisi ini," tambah Franoto.

Untuk penumpang yang terdampak, Franoto menegaskan bahwa KAI memberikan kemudahan pembatalan tiket hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Detail lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan pembatalan dapat dilihat melalui layanan Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Baca Juga: Mengenal Bintang Muda Manchester United yang Dipuji oleh Casemiro

Dalam upaya mengatasi situasi ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menerapkan pola operasi perjalanan kereta api memutar melalui jalur selatan Jawa sebagai solusi alternatif.

Franoto menjelaskan bahwa hal ini dilakukan karena kondisi jalur utara Jawa yang tidak memungkinkan untuk dilewati oleh perjalanan kereta api, akibat tergenangnya air dengan ketinggian lebih dari 10 cm di atas kop rel.

"Kami atas nama manajemen dan seluruh jajaran KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan, dan kami sedang berupaya secara maksimal agar seluruh perjalanan KA dapat kembali normal," tutup Franoto.

Halaman:

Tags

Terkini