Korlantas larang berkendara menggunakan sandal jepit, ini alasannya!

- Kamis, 16 Juni 2022 | 07:37 WIB
Polisi menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan sandal jepit ketika berkendara pada Operasi Patuh 2022 yang dimulai pada 13 Juni 2022.  (Instagram/@beritaviral24jam)
Polisi menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan sandal jepit ketika berkendara pada Operasi Patuh 2022 yang dimulai pada 13 Juni 2022. (Instagram/@beritaviral24jam)

Purwakarta Online – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menjelaskan tentang imbauan penggunaan sandal jepit untuk pengendara sepeda motor. Firman menyebut imbauan itu penting untuk meminimalisir fatalitas kecelakaan di jalanan.

Awalnya, Firman mengumpamakan seorang pengendara yang hendak pergi menggunakan sepeda motor dengan jarak dekat. Alih-alih menggunakan sandal jepit, Kakorlantas menghimbau pengendara itu seharusnya menggunakan sepatu untuk menghindari kecelakaan.

Karena menurut Firman, kecelakaan justru kerap terjadi saat pengendara melakukan perjalanan jalan dekat yang rutin dilakukan setiap hari.

“Karena ada masyarakat yang bilang begini ‘Pak cuman deket aja Kok, Masa cuman mau beli tempe doang ke pasar (pakai sepatu) segala macam itu’. Kecelakaan dijalan justru dari rumah ke pasar beli tempe yang dia rutin tiap hari dan tidak ada kecelakaan itu memang yang sengaja,” ucap Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi.

Baca Juga: Agus Rusdiansyah Fauzi, Sekdes muda cocok di era digital

Oleh karena itu, setiap pengendara sepeda motor hendaknya, lanjut Firman, untuk mempersiapkan sebaik mungkin sebelum keluar rumah menggunakan motor baik jarak dekat maupun jarak jauh. Salah satunya menggunakan sepatu, helm dan jaket sebagai bentu ikhtiar untuk menghindari kecelakaan.

“Tapi dengan kita sudah ikhtiar kalau dalam agama. Ikhtiar kita maksimalkan kalau masih terjadi juga Tuhan sudah punya rencana, tapi kita ikhtiar maksimal. memperkecil fatalitas kecelakaan dengan memberikan perlindungan yang cukup bagi anggota tubuhnya roda dua khususnya,” jelas Firman.

Sekali lagi, Firman mengatakan bahwa penggunaan sandal jepit tidak ada proteksi jika bersentuhan langsung dengan aspal. Lain hal, jika penggunaan sepatu, maka tingkat fatalitas kendaraan akan sangat minim.

“Mohon maaf saya bukan men-strassing pakai sendal jepitnya, tidak ada perlindungan pake sandal jepit itu. Karena kalau dia sering pake motor (dengan sandal jepit) kulit itu bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin ada kecepatan. Makin cepat makin tidak terlindungi kita itulah fatalitas,” jelas Firman.

Baca Juga: Bantai Nepal 7-0, Timnas Indonesia lolos Piala Asia 2023, Netizen: Tumben tidak posting foto Menteri Olahraga

Halaman:

Editor: Febri Nugrahadi

Sumber: korlantas.polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

1 juta kuota untuk CPNS dan PPPK 2022

Rabu, 29 Juni 2022 | 20:12 WIB

Menteri Pertanian RI adalah Ketua Mentan Sedunia!

Minggu, 26 Juni 2022 | 06:57 WIB
X