• Selasa, 16 Agustus 2022

Jokowi tinjau persemaian Rumpin Bogor, yang berkapasitas produksi 12 juta per tahun

- Rabu, 15 Juni 2022 | 11:22 WIB
Presiden Jokowi kunjungi Persemaian Rumpin di Bogor. Persemaian berkapasitas 12 ribu pohon per tahun (Indonesia.go.id)
Presiden Jokowi kunjungi Persemaian Rumpin di Bogor. Persemaian berkapasitas 12 ribu pohon per tahun (Indonesia.go.id)

Selain itu, Presiden Jokowi juga berterima kasih kepada Bank Dunia dan Pemerintah Jerman yang turut mendukung terwujudnya pusat persemaian dengan tata kelola manajemen yang rapi.

Diharapkan, dalam tahun ini akan dituntaskan delapan pusat persemaian lainnya di beberapa daerah. Antara lain, sudah ada lima pusat persemaian lain yang akan menyusul beroperasi.

Pertama, Pusat Persemaian Ibu Kota Negara (IKN) di Kawasan Hutan Produksi, Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kedua, Pusat Persemaian Danau Toba di Kawasan Hutan Lindung Blok Sibisa, Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Baca Juga: Jangan khawatir ! Berikut Fatwa MUI terkait Hukum dan Panduan Ibadah Kurban Saat Kondisi Wabah PMK

Kemudian Ketiga, Pusat Persemaian Labuan Bajo yang ada di Kawasan Hutan Produksi Satar-Kodi, Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keempat, Pusat Persemaian Mandalika berlokasi di Kawasan Hutan Lindung, Rembitan-Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selanjutnya, Pusat Persemaian Likupang di Kawasan TWA Batu Putih, Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

"Nursery center di Rumpin akan menjadi contoh untuk penyelesaian kelima nursery lainnya. (Adapun) nursery di Rumpin merupakan model pekerjaan yang melibatkan public-private partnership (Kementerian LHK-Kementerian PUPR-APRIL)," ujar Menteri LHK Siti Nurbaya.

Pusat persemaian rumpin tersebut merupakan nursery center berskala besar pertama yang dimiliki pemerintah. Karena dibangun dengan skala besar, pusat persemaian itu menggunakan teknologi modern. Salah satunya sistem pengairan yang pembuatannya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Halaman:

Editor: Enjang Sugianto

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK OTT Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo!

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Mahfud MD akui berperan dalam kasus Ferdy Sambo!

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:00 WIB
X